18 Laga Tak Terkalahkan, Momentum Manchester United

Manchester United baru saja ditahan Southampton 2-2 dalam lanjutan Premier League di Old Trafford, Selasa (14/7/2020) dini hari WIB. Kendati gagal menang dan merangsek ke posisi ketiga klasemen Premier League, MU meneruskan tren tidak terkalahkan hingga 18 laga. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu meraih 13 kemenangan dan lima hasil imbang.

Rentetan tidak terkalahkan Manchester United dimulai pada 26 Januari 2020. Mereka mencatatkan kemenangan enam gol tanpa balas atas Tranmere di ajang Piala FA.

Bahkan, dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, pasukan Setan Merah mampu mencetak 18 gol. Mereka meraih lima kemenangan dan sekali hasil imbang.

Meski baru bergabung pada awal Februari, Bruno Fernandes menjadi pemain paling penting MU dalam 18 pertandingan terakhir. Dia terlibat dalam terciptanya 14 gol dari 11 laga bersama Setan Merah.

Perinciannya, pemain Timnas Portugal itu mencetak tujuh gol dan tujuh assist dari 956 pertandingan. Ini merupakan statistik Bruno Fernandes di Premier League. 

Namun secara keseluruhan, eks Sporting Lisbon itu sudah mencetak 13 gol dan 10 assist dari 21 pertandingan bersama MU.

Marcus Rashford merupakan mesin gol MU sepanjang musim ini. Tercatat, daru 40 penampilan di semua kompetisi, dia mencetak 20 gol dan delapan assist.

Performa Rashford sempat terhenti dalam 11 pertandingan akibat mengalami cedera punggung. Namun, setelah kembali, dia sudah kembali mencetak gol untuk Setan Merah.

Rashford juga tercatat sebagai pemain MU yang paling aktif melakukan serangan. Bila dirata-rata, dia melakukan 1,9 kali dribel di setiap pertandingan.

Selain Rashford, MU juga bertumpu pada Anthony Martial dalam urusan menjebol gawang lawan. Pemain asal Prancis itu telah mencetak 20 gol dan tujuh assist dari 43 pertandingan di semua kompetisi.

Itu artinya, Martial mampu mencetak gol dalam 150 menit. Selain itu, dia juga mencetak hattrick saat melawan Sheffield United. Dia menjadi pemain pertama MU yang mencetak tiga gol dalam lima tahun terakhir.

Martial juga baik dalam mengumpan. Tercatat, akurasi umpan eks pemain AS Monaco itu sebesar 80 persen untuk musim ini.

Meski baru bergabung di awal musim, Aaron Wan-Bissaka langsung menjadi pemain penting MU. Bahkan, posisinya sebagai bek kanan Setan Merah tidak tergantikan.

Pemain yang memiliki berat 72 gol itu menjadi yang terbanyak dalam melakukan tekel. Total, Wan-Bissaka melakukan 3,8 tekel di setiap pertandingan untuk memutus serangan lawan.

Wan-Bissaka juga menjadi pemain bertahan MU yang paling berkontribusi. Dia melakukan 1,8 intersep dan 1,7 clearance per pertandingan.

Nemanja Matic menjadi pahlawan tanpa tanda jasa dalam skuat MU. Perannya sering terlupakan, tapi dia menjadi pemain penting di lini tengah MU.

Pria berusia 31 tahun itu mengatur keseimbangan Setan Merah di lini pertahanan dan penyerangan. Buktinya, dia melakukan 2,1 tekel per pertandingan agar lini pertahan MU tidak mendapat ancaman yang berbahaya.

Sepanjang musim ini, di semua kompetisi, eks Chelsea itu mencetak satu gol dan tiga assist dari 41 pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *