Akhirnya Kemenpora Minta Maaf Atas Pemukulan Terhadap Wartawati

Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui sekretarisnya, Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, meminta maaf atas insiden pemukulan seorang wartawati yang terjadi saat meliput pawai obor Asian Games 2018, di Jambi, pada Jumat (3/8) lalu.

Berbicara kepada media, Broto mengaku sangat menyesali kejadian tersebut dan berharap tidak terulang kembali, karena tanpa peliputan awak media, Asian Games tak akan mudah diketahui orang banyak.

“Tentu saja kami sangat menyesalkan atas terjadinya kekerasan pada jurnalis, apalagi itu terhadap jurnalis wanita.” kata Broto.

“Tanpa wartawan, Asian Games tidak akan menggema kemana-mana. Saya sebagai bagian dari panitia Asian Games 2018 dan Kemenpora menyampaikan permohonan maaf. Ini akan menjadi catatan untuk internal INASGOC (panitia Asian Games).” tambah Broto.

Seperti yang telah diberitakan, insiden pemukulan terhadap jurnalis itu dimulai saat salah satu wartawati media nasional cabang Jambi sedang melakukan peliputan pawai api obor Asian Games 2018, di kota Jambi.

Namun, tiba-tiba salah seorang oknum petugas keamanan tim pembawa api Obor Asian Games langsung melayangkan pukulan ke bagian perut wartawati yang diketahui berusia 28 tahun tersebut.

Melihat insiden tersebut, banyak pihak terutama rekan-rekan sesama wartawan menyayangkan sikap oknum pelaku pemukulan tersebut. Mereka menilai tak seharusnya seorang petugas keamanan bersikap kasar kepada jurnalis yang meliput berita.

Kontingen Indonesia diharapkan mampu meraih 16 hingga 22 medali emas dan finis di 10 besar Asian Games 2018. (Sumber:www.kabar3.com)

Sementara itu, Komite Nasional Indonesia (KONI) menargetkan posisi 10 besar di Asian Games 2018, yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada 18 Juli hingga 2 September.

Selain itu, KONI juga berharap para atlet Indonesia mampu meraih 16 hingga 22 medali emas di setiap cabang-cabang olahraga yang bakal dipertandingkan nantinya. Akan tetapi, cabang olahraga pencak silat dipastikan bakal menyumbang medali emas, di samping cabang olaharaga bulutangkis, panjat tebing, jet ski.

“Perhitungan 16 medali emas itu berdasarkan kompetisi dan kejuaraan-kejuaraan yang diikuti atlet Indonesia pada 2018 menjelang Asian Games,” kata ketua Koni Tono Suratman.

“Misalnya, cabang pencak silat. Dari 16 nomor pertandingan, pencak silat akan menyumbang empat medali emas.

Untuk membuat para atlet Indonesia lebih semangat lagi, pihak Kemenpora berjanji akan memberikan bonus menarik bagi atlet peraih medali emas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *