Alvin Tehupeiory Meminta Maaf Setelah Gagal Melaju ke Semifinal

Sprinter Indonesia Alvin Tehupeiory gagal melaju ke semifinal nomor 100meter putri setelah finis terakhir pada heat 2 babak pertama Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Nasional, Jumat (30/7).

Alvin meminta maaf setelah gagal menembus semifinal nomor lari 100meter putri Olimpiade Tokyo 2020, Jumat (30/7). Alvin mengaku sulit fokus di pertandingan.

Setelah finis ketiga di babak kualifikasi, Alvin mengakhiri heat kedua babak pertama nomor 100meter putri di posisi terakhir dengan catatan waktu 11,92 detik.

“Kepada masyarakat Indonesia yang selama ini telah mendoakan dan mendukung, saya minta maaf karena saya belum bisa memberikan yang terbaik. Semoga ke depannya saya bisa tampil lebih baik lagi,” ujar Alvin usai pertandingan, Jumat (30/7).

Alvin sempat bersaing hingga 30meter pertama. Setelah itu sprinter 26 tahun tersebut mulai tertinggal dan akhirnya finis di posisi terakhir. Pada babak kualifikasi Alvin menyelesaikan balapan dengan torehan waktu 11,89 detik, sedangkan catatan terbaiknya adalah 11,64 detik. Dengan demikian rekor nasional 100meter putri masih dipegang Irene Truitje Joseph dengan 11,57 detik yang tercipta di SEA Games Brunei Darussalam 1999.

“Saya masih belum fokus saat bertanding. Masih memikirkan yang lain. Selain itu, selama pandemi tidak ada perlombaan sehingga agak kaget karena tidak ada pengalaman berlomba,” ucap Alvin.

Alvin bukan atlet yang dipersiapkan tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Catatan waktunya tidak menembus batas Olimpiade, yaitu 11,15 detik. Atlet yang juga anggota Tentara Republik Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) ini tampil di Olimpiade Tokyo lewat jalur universalitas.

PB PASI mengajukan nama Alvin ke panitia Olimpiade (TOCOG) sebagai pengganti Emilia Nova setelah atlet lari gawang itu mengalami cedera. Alvin awalnya juga bukan atlet lari 100meter. Sebelum 2019, spesialisasinya adalah 400meter lari gawang. Kejuaraan Nasional 2019 membuatnya memutar haluan. Menembus waktu 11,64 detik nomor 100meter putri membuat Alvin didukung banyak kalangan ganti nomor.

“Saya tidak terbayang bisa tampil di Olimpiade. Banyak atlet yang ingin tampil di Olimpiade. Awalnya saya hanya ingin mengharumkan nama Indonesia saja, tapi tidak terpikir bisa sampai Olimpiade,” ucap Alvin.

Salah satu hal yang membuat Alvin gembira tampil di Olimpiade Tokyo adalah bisa menghadapi Elaine Thompson-Herah, yang memenangi heat kedua babak pertama. Elaine adalah sprinter Jamaika yang menempati peringkat dua dunia dan salah satu idola Alvin.

Sumber foto : sport.detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *