Andre Ward Pesimis Anthony Yarde Siap Berhadapan dengan Sergey Kovalev

Anthony Yarde akan menjalani pertarungan dengan juara kelas berar ringan WBO Sergey Kovalev, pada 24 Agustus mendatang di Rusia.

Pertarungan ini akan menjadi debut pertama Yard dalam merebut gelar juara dunia. Dilihat dari fisik, petinju asal Inggris tersebut dinilai cukup baik untuk menjadi penantang Kovalev.

Mantan juara dunia, Andre Ward merasa pertarungan untuk Yarde sebenarnya cukup bagus jika dilihat dari prestasi petinju berusia 26 tahun tersebut. Namun, Ward sedikit pesimis dengan pertarungan tersebut.

“Saya tidak tidak akan mengatakan ini terlalu dini. Saya rasa waktunya tepat dari sudut pandang usianya, fisiknya, dan sebagainya. Tapi dia belum bertarung dengan tepat pada tahap ini, itulah masalahnya.” kata Ward.

“Anda tidak bisa naik dari level C ke level A, atau level A, atau level B +. Beberapa petinju bisa melakukannya. Anda punya Floyd Mayweathers di dunia, Anda punya Muhammad Ali ketika dia berjuang dengan Sonny Liston, And punya tipe petinju-petinju tersebut.

“Tapi saya tak tahu apakah Yarde adalah petinju seperti itu. Apakah Anda tahu mengapa? Karena saya  belum cukup melihatnya. Saya bukan petinu besar. Saya bisa melihat Anda dan berkata, “kawan, Anda punya potensi. Tapi biarkan saya melihat Anda melawan petinju tersebut.” tambah Ward.

Nama Yarde mulai melambung saat  ia merobohkan lawannya Mitch Mitchell di Wembley Arena pada Mei 2015, tetapi dinilai belum cukup memuaskan dalam gaya bertinju.

Yarde saat ini merupakan pemegang sabuk kelas berat ringan antarbenua WBO. Ia sukses mencatatkan 17 dari 18 kemenangannya secara KO.

“Itulah satu-satunya cara jika Anda bisa tahu Anda punya kuda yang tepat untuk balapan. Jadi mereka melakukan lompatan, dan semua hal ini tentang tidak perlu berdebat dan mitt-work dan semua itu akan cukup, semoga sukses dengan hal tersebut. Semoga beruntung dengan hal tersebut.” kata Ward.

Ward, yang memenangkan semua 32 pertandingannya sebagai seorang petinu profesional, secara luas dianggap sebagai petinju pound-for-pound sebelum pensiun pada tahun 2017 dan ia tidak diragukan lagi salah satu petinju terhebat di generasinya.

Dua kemenangan terakhir Ward datang dalam pertarungan yang berkesan dengan Kovalev. Banyak yang merasa mantan petinju asal Amerika Serikat itu sangat beruntung mendapatkan kemenangan dengan suara mutlak pada pertarungan pertamanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *