Anthony Joshua Dianugerahi Penghargaan OBE

Juara dunia kelas berat WBO, WBA, IBO dan IBF, Anthony Joshua telah dianugerahi sebuah penghargaan Order of the British Empire (OBE) dari Pangeran Charles, pada Selasa waktu setempat. Penghargaan tersebut diberikan kepada Joshua berkat kontribusinya selama di dunia olahraga khususnya olahraga tinju dunia.

Mengenakan baju jas berwarna hitam dan celana panjang abu-abu, petinju berusia 29 tahun itu, yang memegang empat gelar sabuk, dianugerahi OBE, salah satu penghargaan tertinggi di Inggris, pada upacara penghargaan yang diadakan di Istana Buckingham.

Pangeran Charles juga pernah memberikan Joshua penghargaan MBE pada tahun 2013 berkat memenangkan medali emas Olimpiade London 2012.

Ketika berjabat tangan, Pangeran Charles sempat bercanda dengan Joshua sambil mengatakan: “Bukankah Anda seharusnya bermain basket?”

Joshua mewakili Inggris di Kejuaraan Tinju Dunia 2011 sebagai seorang petinju amatir di divisi kelas berat, dan sempat memenangkan medali perak.

Dia juga mewakili Inggris di Olimpiade London 2012. Pada 2014, setahun setelah menjadi petinju profesional, ia dianugerahi Prospect of the Year oleh The Ring Magazine.

Joshua saat ini adalah juara dunia kelas berat bersatu, memegang tiga dari empat kejuaraan utama dalam olahraga: gelar IBF sejak 2016, gelar WBA sejak 2017, dan gelar WBO sejak Maret 2018.

Anthony Joshua saat ini tengah menanti lawan potensial berikutnya. (Sumber:www.skysports.com)

Dia juga memegang gelar IBO sejak 2017, dan di tingkat regional, dia memegang gelar kelas berat Inggris dan Persemakmuran dari 2014 hingga 2016.

Joshua saat ini masih menikmati waktu istirahat panjang dari tinju sebelum menentukan siapa yang akan menjadi lawan berikutnya di Wembley pada 13 April 2019. Sementara itu, promotor Eddie Hearn ingin pertarungan kliennya itu dipercepat  lebih awal atau pada Januari tahun depan.

Hearn menegaskan pertarungan dengan juara WBC Deontay Wilder untuk gelar yang tak terbantahkan tetap menjadi prioritas utama mereka. Akan tetapi Wilder tak bisa menghindari rematch dengan Tyson Fury, namun pertarungan rematch antara Dillian Whyte dan Derek Chisora di London bisa juga dipertimbangkan.

Hearn juga mengakui bahwa petinju kelas berat AS lainnya, Jarrell Miller, saat ini menjadi opsi yang layak untuk pertarungan juara berikutnya, di mana Madison Square Garden di New York dan Barclays Center di Brooklyn dianggap sebagai tempat yang paling potensial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *