Chris Eubank Jr Kritik Gaya Bertarung Liam Smith

Chris Eubank Jr Kritik Gaya Bertarung Liam Smith

Chris Eubank Jr mengkritik gaya bertarung Liam Smith saat kedua petinju naik satu ring. Dalam laga tinju dunia itu, Chris harus mengakui keunggulan Smith setelah pertarungan dihentikan ronde 4 di AO Arena, Manchester, Minggu (22/1/2023) dini hari WIB.

Meski harus mengakui kekalahan tersebut, Eubank yakin lawannya tersebut menggunakan cara yang dilarang saat mendaratkan pukulan ke kepalanya.

“Dia adalah petarung yang kotor. Saya suka ketika saya melihat orang-orang melakukan headbutting dan menyikut karena itu berarti itu tidak benar dan ketika keadaan menjadi sulit,” kata Eubank dilansir The Gloves Are Off.

“Mereka mencari jalan keluar. Mereka mencari cara yang seharusnya tidak mereka gunakan.”

“Saya suka menonton petarung dan melihat mereka harus menggunakan taktik kotor karena tingkat keahlian mereka tidak cukup untuk membuat mereka melewati pertarungan sehingga mereka harus mulai menggunakan kepala dan siku mereka.” tambah Eubank Jr.

Ini menjadi kekalahan KO pertama bagi Eubank Jr di sepanjang kariernya. Selain itu, kekalahan ini juga merusak reputasi petinju asal Inggris tersebut.

Sementara itu, promotor Eddie Hearn mengatakan bahwa Eubank Jr merupakan salah satu petinju kelas menengah ringan terbaik.

Namun, Eddie menyayangkan keputusan Eubank Jr untuk berpisah dengan Roy Jones yang dianggap sebagai pelatih tinju terbaik.

“Secara teknis, Eubank Jr tidak pernah hebat, tetapi yang selalu ia miliki adalah mentalitas yang tak kenal takut, dagu yang hebat, dan mesin yang hebat.” ujar Eddie.

“Apa yang ia lakukan dengan Roy Jones adalah benar-benar mengambil semua aset itu dan mencoba membangun hal-hal yang dia tidak punya atau tidak mampu dia miliki.” tambah Eddie.

Eubank Jr. belum dapat mengaktifkan klausul pertandingan ulang dengan Smith tetapi tidak terburu-buru untuk mengambil keputusan, menurut promotornya Kalle Sauerland.

Ada beberapa saran bahwa Eubank Jr. bahkan mungkin mempertimbangkan untuk pensiun setelah kekalahan sepihak mengingat ia sekarang berusia 33 tahun, tetapi sang promotor bahwa ia akan mempertimbangkan pilihannya sebelum membuat keputusan untuk pertandingan ulang.

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.