City Cari Cara Kejar Juara

Jawara 2 musim berturut-turut Liga Premier Inggris, Manchester City tampaknya mengalami start sulit diawal kompetisi musim ini berjalan. Hingga pekan ke delapan liga bergulir, Manchester City kini bertengger diposisi kedua dan terpaut 8 poin dari pimpinan puncak sementara, liverpool.

Akhir pekan lalu menjadi periode terburuk Manchester City sepanjang musim ini. Rival sekota Manchester United tersebut harus mengakui kekalahan atas tim kuda hitam, Wolverhampton Wanderers dengan skor 0-2.

Musim lalu, Manchester City sempat tertinggal 10 poin dari Liverpool yang berada di pucuk klasemen hingga paruh musim. Namun, anak asuh Pep Guardiola mampu mengakhiri musim sebagai juara Premier League.

Juara bertahan Premier League musim lalu tersebut masih memiliki 30 pekan tersisa untuk menyalip posisi Liverpool. Lantas apa saja cara yang bisa dilakukan Manchester City untuk mengambil alih posisi puncak klasemen dari Liverpool?

Musim lalu, Manchester City meraih gelar treble domestik, yaitu Premier League, Piala FA dan Piala Liga. Namun, rasanya sulit bagi The Citizens untuk mempertahankan performa gemilang mereka pada musim lalu.

Raihan treble domestik yang diraih musim lalu membuat anak asuh Pep merasa berpuas diri. Manchester City terlihat tidak memiliki motivasi dalam menjalani pekan-pekan di Premier League. Meski memiliki pemain yang tampil gemilang seperti Raheem Sterling dan Kevin de Bruyne, secara keseluruhan tim masih belum menampilkan penampilan 100 persen.

Pep sangat gemar melakukan rotasi pemain. Pelatih asal Spanyol tersebut tidak pernah menurunkan tim utama yang sama di setiap pertandingannya. Pep selalu ingin mencoba hal-hal baru dalam penerapan formasi serta strategi.

Jika kita melihat Liverpool, Jurgen Klopp selalu konsisten menurunkan tim utama di setiap pertandingannnya. Praktis, hanya ada satu atau dua pemain saja yang ditukar oleh Klopp dalam beberapa pertandingan di musim ini.

Permainan tim akan terlihat padu ketika dimainkan secara bersama-sama. Sebaiknya Pep harus konsisten menurunkan sebelas pemain inti di beberapa pekan jika ingin kembali ke jalur juara Premier League.

Manchester City sedang mengalami masalah di sisi kiri pertahanan sejak Benjamin Mendy mengalami cedera. Bek asal Prancis tersebut hanya mampu bermain sebanyak tiga laga di musim ini.

Eks bintang AS Monaco tersebut memiliki kecepatan dan mampu melakukan umpan lambung yang akurat. Hal tersebut yang menyebabkan Manchester City rela membeli Mendy seharga 50 juta euro. Pep dapat mengandalkan Mendy dalam meramu serangan dari sisi kiri dan menjaga kokohnya pertahanan jika sudah benar-benar pulih dari cedera. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *