Gerakan Pintar Liverpool

Liverpool musim ini tampil di bawah ekspektasi. Meraih gelar Liga Primer setelah 30 tahun lamanya diiringi gelar juara Eropa semusim sebelumnya, Liverpool seperti kehabisan bensin musim ini. Selain itu, faktor cidera serta padatnya jadwal karena pandemi COVID-19 bisa menjadi faktor lain melempemnya Liverpool sekarang.

Kita semua paham betul bagaimana cederanya nyaris seluruh pemain bertahan Liverpool cukup membuat mereka kewalahan. Dimulai dari Van Dijk yang harus menepi semusim penuh, Liverpool seakan kehilangan kendali mereka dalam menjalani sisa musim hingga saat ini. Dan setelah kini hanya menyisakan kompetisi Eropa untuk menyelamatkan musim mereka, Liverpool dihadapkan pada persoalan yang mirip dengan apa yang mereka hadapi beberapa musim kemarin. Krisis pemain di lini pertahanan yang mengharuskan mereka merogoh kocek dalam.

Kembali ke tahun 2018, Liverpool melakukan smart move dengan mendatangkan Van Dijk serta Alisson setelah kepergian Coutinho dinilai akan menghancurkan Liverpool secara perlahan. Hasilnya? Liverpool meraih apa yang mereka impikan dan menjadi kekuatan sepakbola yang paling ditakuti saat itu.

Kini, Liverpool didesak untuk mendatangkan Kalidou Koulibaly untuk menghadapi musim yang baru nanti. Kenyataan bahwa Van Dijk baru pulih dan membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya saja sudah jadi alasan yang cukup. Pemain lain seperti Joel Matip, Joe Gomez, Ozan Kabak, dan pemain bertahan tengah lainnya belum tentu juga bisa terus fit dan bermain apik layaknya yang ditawarkan Van Dijk semenjak bergabung ke Anfield. Yang mengerikan adalah potensi tak bisanya Van Dijk kembali ke performa terbaiknya setelah cidera panjang. Sebuah faktor yang tentu harus Liverpool hitung kemungkinannya.

Koulibaly tentu takkan datang dengan mahar murah. Pemain asal Senegal itu sudah menjadi incaran banyak klub top Eropa selama beberapa musim terakhir. Dan untuk mendatangkannya dari Napoli, Liverpool harus berani mengambil langkah layaknya yang mereka lakukan di tahun 2018 lalu. Dengan profil serta gaya bermain Koulibaly, Ia akan menjadi tambahan amunisi mengerikan bagi Liverpool. Di atas kertas, andai terjadi nanti duetnya bersama Van Dijk di jantung pertahanan Liverpool akan menjadi salah satu duet pertahanan terbaik yang pernah ada.

Liverpool memang tak sepenuhnya berada di posisi yang sama dalam masalah keuangan. Banyak hal sudah terjadi semenjak keberhasilan mereka di tahun 2018. Saat ini, Liverpool harus bergerak lebih hati-hati. Namun kita tahu, kehati-hatian ini malah sering pula membawa Liverpool stagnan dan malah mengalami penurunan seperti apa yang mereka hadapi musim ini.

Setuju?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *