Koeman Tantang Real Madrid Jangan Memble di El Classico

Pelatih anyar Barcelona, Ronald Koeman menyampaikan harapannya untuk melawan Real Madrid yang lebih kuat, bukan yang lemah, pada laga El Clasico nanti.

Ungkapan Koeman itu lantaran Los Blancos mengalami dua kekalahan beruntun dalam sepekan terakhir.

“Saya tidak mengharapkan Madrid yang lemah, sebaliknya (yang kuat),” ujar Koeman, dilansir dari Marca.

Pelatih asal Belanda itu menyebut, Barca telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya demi menjalankan laga klasik bagian pertama musim ini.

Mengingat Madrid tetaplah Madrid yang memiliki kualitas meski mengalami kekalahan mengejutkan berturut-turut.

“Kami harus mempersiapkan diri. Lawan memiliki kualitas, terkadang mereka bermain 4-4-2 dan terkadang 4-3-3, dan tidak akan meninggalkan ruang seperti yang terjadi di dua pertandingan terakhir mereka,” ucap eks pelatih Everton dan Ajax Amsterdam ini.

Koeman menegaskan dirinya menginginlan anak asuh Zinedine Zidane itu bermain kompak tanpa meninggalkan banyak ruang, seperti ketika kalah 2-3 dari Shaktar Donetsk di Liga Champions baru-baru ini.

Dia juga berharap kapten Madrid, Sergio Ramos bisa tampil di El Clasico nanti. Dengan begitu maka Madrid akan menjadi lebih kuat di belakang.

“Kami berharap mereka lebih kompak dan dengan lebih sedikit ruang. Ini juga penting bagi mereka jika Sergio Ramos ada di sana.”

“Dia adalah bek tengah yang hebat dan dengan kepribadian yang hebat di lapangan. Kehadirannya dapat memengaruhi pertandingan,” tambah Koeman.

Menurut Koeman, penting bagi Madrid bermain lebih kuat dan kompak. Ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kualitas dan perkembangan Blaugrana saat ini di era kepelatihannya.

“Seperti tim dan pelatih mana pun, ketika Anda membuat kesalahan, Anda ingin berkembang. Tapi baik mereka maupun kami tidak akan kekurangan motivasi. Para pemain memiliki pengalaman di level yang tinggi,” ungkapnya.

Meskipun demikian, dari head-to-head Real Madrid memiliki catatan lebih baik saat dilatih Zidane.

Dari sembilan laga El Clasico, Madrid menang empat kali, tiga seri, dan dua kalah.

Bagusnya lagi, Zidane tak pernah kalah ketika membawa anak asuhnya bermain di Camp Nou.

Dari lima kali lawatan di markas Blaugrana, Madrid di bawah kendali Zidane dua kali menang dan tiga kali seri.

Sementara bagi Koeman, ini menjadi laga El Clasico pertamanya sebagai pelatih Barcelona.

Dari segi prestasi sebagai pelatih, Zidane juga lebih unggul dari Koeman.

Barcelona dan Real Madrid akan saling berhadapan di El Clasico jilid pertama musim ini. Laga klasik tersebut akan berlangsung di Camp Nou, Sabtu (24/10/2020) malam WIB.

Sumber foto: yahoo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *