Dinasti Yang Runtuh

Ralf Rangnick nampak kembali mengulangi kesalahan yang dilakukan Jose Mourinho di era Ia menukangi Manchester United beberapa tahun silan. Jika dulu Mou banyak bersitegang dengan Pogba, kini Rangnick nampak memiliki banyak masalah dengan sosok Martial.

Namun, bukan masalah dengan siapa pelatih bertikai. Manchester United benar-benar butuh kondisi tim yang kondusif baik di dalam maupun luar lapangan untuk bisa segera bangkit kembali menjadi salah satu tim yang diperhitungkan. Saat bermain imbang 2-2 menghadapi Aston Villa, United tak hanya gagal mempertahankan keunggulan namun juga diterpa isu keretakan kepercayaan antara Rangnick dan Martial. Kedua belah pihak mengaku mengeluarkan pernyataan yang jujur namun lucunya, kedua pernyataan pihak terkait sangat kontradiksi satu sama lain.

Entah mana yang benar, tidak lagi jadi masalah. United kini nampak seperti klub pesakitan dimana ego pemainnya tak lagi bisa dibendung hingga mengharuskan sosok pelatih manapun untuk bertindak ekstrim. Sayangnya, saat keputusan ekstrim dibuat, berita menyebutkan bahwa banyak pemain United yang malah tak setuju dan bersiap untuk hengkang. Budaya dan tradisi klub yang selama ini terjaga baik di era Sir Alex Ferguson nampak tak lagi tersisa meski ada sosok besar seperti Ronaldo di klub saat ini.

Manchester United jelas masih menjadi salah satu tim paling besar di dunia saat ini. Namun, kelakuan mereka tak mencerminkan hal di atas dan tak menarik simpati bagi siapapun. Penampilan di atas lapangan pun tak membantu banyak pihak untuk jatuh cinta atau tertarik menyaksikan klub yang katanya sih punya basis pendukung terbesar di dunia.

Keadaan semakin kusut jika melihat bagaimana banyak pilar di tim ini sudah tak lagi kerasan ataupun berusia muda. Bukan tidak mungkin pilar muda seperti Greenwood dan Sancho ingin pergi ke lingkungan yang lebih baik untuk memaksimalkan potensi mereka. Jika hal tersebut benar terjadi, tak heran bila dalam beberapa tahun kemudian pesona Manchester United akan kian redup dan tergantikan dengan kilau tim lain yang lebih stabil layaknya tetangga berisik mereka di sisi seberang Manchester.

Kejatuhan dinasti klub yang gagah perkasa di masa lalu ini kian nampak saat-saat ini. Jika tak cepat berbenah dan selalu mengandalkan sejarah, United akan sangat sulit mengejar ketertinggalan mereka dari para klub pesaing yang sudah jauh lebih sigap dalam menyikapi permasalahan di klub masingh-masing.

Popular News

tabel-roullete-amerika
Aturan dalam Bermain Roulette
10 March 2018
Hari ini kita akan membahas salah satu jenis kasino yang juga merupakan favorit jutaan...
Mercedes Lakukan Tes Pribadi pada 5 Juli
Mercedes Lakukan Tes Pribadi pada 5 Juli
05 June 2020
Pembalap Mercedes akan kembali ke trek di sirkuit Silverstone, Inggris, minggu depan...
save-
Virtus Pro menandatangani Save- ke daftar Dota 2 setelah 2 turnamen sebagai pengganti
31 October 2019
Virtus Pro adalah salah satu tim paling dominan sepanjang musim Sirkuit Dota Pro...
Lil
Lil membentuk tim baru Odium; membawa beberapa anggota CIS
04 October 2018
Ilya "Lil" Ilyuk telah memutuskan untuk mengambil banteng dengan tanduk dan menciptakan...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.