LeBron Mengaku Belum Bisa Merelakan Kepergian Kobe

Kobe Bryant meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter, Minggu (26/1) di California. Selain Kobe Bryant, Gianna Bryant juga tewas dalam kecelakaan tersebut. Total delapan penumpang dan satu pilot yang meninggal dalam peristiwa itu.

Mantan bintang NBA, Tracy McGrady menyebut Kobe Bryant sempat berucap ingin meninggal di usia muda.

Dalam wawancara pada program The Jump di ESPN, McGrady tidak sanggup menahan air mata saat menceritakan kenangan bersama Kobe Bryant. Kobe Bryant sering bercerita tentang keinginannya di dunia basket.

“Dia sering mengatakan,’Saya ingin meninggal muda. Saya ingin abadi, dan kamu tahu, memiliki karier lebih baik dibandingkan Michael Jordan dan meninggal di usia muda,” ucap McGrady mengenang ucapan Bryant.

McGrady mengaku sangat terkejut mendengar kabar kematian Kobe Bryant. Saat peristiwa itu terjadi, McGrady sedang bersama keluarganya.

“Mereka kemudian mengatakan kabar tersebut dan saya tidak bisa mempercayainya. Seperti halnya orang lain, saya hancur,” ujar McGrady.

McGrady adalah rekan satu angkatan Kobe Bryant. Ia berkiprah di NBA dari 1997 hingga 2013. Mereka sering bersaing di lapangan dalam durasi tersebut.

Selain McGrady, Bintang Los Angeles Lakers LeBron James mengaku berbicara dengan mendiang Kobe Bryant sebelum kecelakaan helikopter terjadi.

Hal itu diungkapkan LeBron melalui akun Instagram resmi miliknya pada Selasa (28/1) pagi WIB. LeBron mengaku menghubungi Kobe pada Minggu pagi beberapa jam sebelum kecelakaan helikopter terjadi.

“Saya baru saja mendengar suara kamu Minggu pagi sebelum saya meninggalkan Philadelphia untuk kembali ke Los Angeles. Saya tidak berpikir sekalipun kalau itu akan jadi perbincangan terakhir kita. Hati saya hancur, saudaraku. Saya sayang kamu, kakakku,” tulis LeBron melalui Instagram.

Satu hari sebelum kecelakaan terjadi, LeBron berhasil melewati rekor poin Kobe di NBA saat melawan Phildelphia 76ers. LeBron kini berada di posisi ketiga pemain tersubur dalam sejarah NBA dengan 33.655 poin, unggul atas Kobe dengan 33.643 poin.

LeBron mengaku hingga kini belum bisa merelakan kepergian Kobe.

“Saya duduk di sini berusaha menulis sesuatu, tapi setiap saya berusaha melakukannya, saya menangis memikirkan kamu, Gianna, dan persahabatan yang kita miliki,” tulis LeBron.

“Simpati saya untuk Vanessa dan anak-anak. Saya berjanji akan meneruskan peninggalanmu. Kamu sangat berarti untuk kami semua, terutama LakerNation, dan ini menjadi tugas saya untuk membawa beban tanggung jawab ini,” sambung LeBron.

LeBron kemudian menutup pesan dengan menulis, “Beri saya kekuatan dari surga dan jaga saya. Ada banyak hal yang ingin saya katakan, tapi saya tidak bisa melakukannya saat ini. Saya belum bisa menerimanya. Sampai kita bertemu kakakku.”

Sumber foto: bbc.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *