Man United Cuci Gudang Pemain Demi Jadon Sancho?

Jadon Sancho menjadi nama yang belakangan begitu hangat diperbincangkan di lingkungan Manchester United, Meski kontraknya bersama Borussia Dortmund masih terbilang panjang hingga 2022. Namun dikabarkan Manchester United siap menebusnya dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan “cuci gudang” melepas pemainnya.

Sebenarnya selain Manchester United, terdapat empat tim yang juga tertarik meminangnya, yakni Liverpool, Chelsea, Real Madrid, hingga Barcelona.

Namun belakangan ini ia lebih sering dikaitkan dengan Manchester United. Setan Merah pun disebut sudah menyiapkan skenario tukar tambah. Hal ini dilakukan karena harga Sancho terlalu mahal, mencapai 100 juta pounds.

Di masa normal, United tentu sanggup mengeluarkan dana sebesar itu. Akan tetapi seperti klub-klub lainnya, mereka juga terdampak oleh pandemi virus corona.

Borussia Dortmund tampaknya akan kehilangan pemain yang mereka pinjam dari Real Madrid yakni Achraf Hakimi. Ia akan balik ke Spanyol musim panas ini, dan hal itu akan membuka satu tempat di pos bek kanan.

Diogo Dalot sendiri tak mendapat banyak jatah bermain. Ia cuma tampil 10 kali saja musim ini karena cedera. Selain itu ia juga harus puas jadi bekingan bagi Aaron Wan-Bissaka di Old Trafford.

Pemain berusia 21 tahun itu adalah talenta besar dan bisa berkembang menjadi bek sayap kelas satu. Akan tetapi kemungkinan United akan siap untuk menjualnya jika itu berarti bisa membuat Sancho tiba di Old Trafford selama jendela transfer musim panas nanti. Dalam banyak hal, Dalot akan menjadi pengganti yang ideal untuk Hakimi.

Chris Smalling dianggap surplus di Old Trafford musim panas lalu setelah kedatangan Harry Maguire dari Leicester City. Smalling akhirnya bergabung dengan AS Roma dengan status pinjaman untuk musim 2019-20.

Eks pemain Fulham itu ternyata mampu tampil apik di Roma. Ia dimainkan 28 kali di semua ajang kompetisi, berkembang menjadi pemain penting bagi klub dalam prosesnya.

Smalling sendiri rencananya akan kembali ke United musim panas ini, tetapi bek tengah itu kemungkinan tersedia untuk direkrut klub lain. Dortmund bisa memanfaatkan tenaga Smalling untuk memperkuat lini belakangnya.

Munculnya nama David De Gea tentu mengejutkan. Akan tetapi sebuah laporan baru-baru ini menyatakan bahwa Manchester United akan terbuka untuk membiarkan pemain internasional Spanyol itu pergi dengan harga yang tepat musim panas ini karena performanya dalam 12 bulan terakhir.

Pemain berusia 29 tahun ini masih menjadi salah satu kiper terbaik di sepak bola saat ini, tetapi ia telah melakukan beberapa kesalahan vital selama sekitar satu musim terakhir. Dan jika MU melepasnya, mereka sudah memiliki pengganti yang siap pakai dalam diri Dean Henderson.

Di sisi lain, Dortmund kemungkinan harus mencari kiper baru. Pasalnya kontrak shot stopper mereka yakni Roman Burki tersisa sekitar satu tahun lagu. Munculnya nama De Gea tentu akan menjadi berkat bagi klub yang bermarkas di Westfalenstadion tersebut.

Sebuah laporan baru-baru ini menyatakan bahwa Alexis Sanchez tidak akan menjadi bagian dari percakapan apa pun yang melibatkan Jadon Sancho dan kemungkinan pertukaran pemain selama dibukanya jendela transfer musim panas nanti.

Namun, tentu tidak akan mengejutkan melihat situasi berubah dalam beberapa minggu mendatang. Terutama jika Sanchez menikmati akhir musim yang kuat bersama klub yang meminjamnya saat ini, Inter Milan.

Sanchez hanya mencetak lima kali dalam 45 penampilan untuk Manchester United, tetapi tidak ada pertanyaan bahwa ia masih merupakan pemain yang luar biasa. Pemain berusia 31 tahun ini sendiri disebut bisa berkembang dengan bermain bersama Erling Braut Haaland.

Tidak ada jalan keluar dari kenyataan bahwa ini adalah musim yang berat bagi Jesse Lingard. Sejauh ini ia hanya berkontribusi dua gol dan dua assist dalam 35 penampilan di semua kompetisi.

Lingard pun menjadi sorotan para fans dan media. Ada spekulasi seputar masa depannya dalam beberapa pekan terakhir, dan ia bisa memberikan opsi menarik untuk BVB.

Pemain internasional Inggris ini dipandang memiliki kecepatan dan gerakan untuk menjadi sukses di Bundesliga, dan perubahan pemandangan bisa menjadi apa yang diperlukan untuk pemain berusia 27 tahun tersebut, yang masih mampu tampil di level tinggi meski bermasalah dengan kepercayaan diri selama musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *