Manchester City Gilas Liverpool

Sepekan setelah resmi dinyatakan sebagai juara Premier League musim 2019 / 2020, Liverpool harus dipermalukan oleh Man City dengan kemenangan telak 4-0 dalam laga lanjutan sisa musim Premier League. Meski tidak berpengaruh apapun terhadap status juara musim ini, namun sejumlah pemain mendapat catatan khusus atas peforma dilaga tersebut.

Pesta Manchester City dimulai dari gol Kevin De Bruyne pada menit ke-25. Setelah itu, ada gol dari Raheem Sterling, Phil Foden, dan bunuh diri Alex Oxlade-Chamberlain. Hasil yang luar biasa bagi City.

Sejatinya, pasukan Pep Guardiola mampu mencetak satu gol lagi dari Riyad Mahrez pada menit 90+5. Akan tetapi, gol tersebut dianulir karena Phil Foden lebih dulu melakukan handball pada proses terjadinya gol.

Kekalahan itu sebenarnya tidak memengaruhi apa pun karena gelar Premier League sudah aman dalam dekapan The Reds. Namun, tetap saja kebobolan empat gol tanpa balas hanya sepekan setelah jadi juara sangat menyesakkan, termasuk untuk fans Liverpool. 

Alisson menjalani laga yang mudah sebelum berjumpa Manchester City. Dia praktis tidak mendapatkan banyak ujian ketika Liverpool bermain 0-0 melawan Everton dan menang 4-0 atas Crystal Palace.

Empat gol bersarang di gawang Alisson saat berjumpa Manchester City. Ini adalah momen langka. Kiper asal Brasil itu biasanya sangat bagus di bawah mistar Liverpool.

Alisson hanya melakukan dua kali penyelamatan dari enam shots on target pemain Man City. Whoscored memberikan nilai 5,51 untuk performa buruk Alisson.

Joe Gomez selama ini menjadi duet ideal bagi Virgil van Dijk di lini pertahanan Liverpool. Namun, di laga melawan Manchester City, bek timnas Inggris tersebut nampak begitu rapuh dan mudah ditembus.

5,01 untuk aksi Joe Gomez di laga melawan Man City. Dia bertanggung jawab pada dua dua gol pertama Man City ke gawang Liverpool.

Joe Gomez akhirnya ditarik keluar pada awal babak pertama. Posisinya digantikan Chamberlain yang juga tak bermain bagus. Bagi Joe Gomez, ini adalah kekalahan pertama yang dialami di Premier League 2019-2020 saat dia berduet dengan Van Dijk.

Georginio Wijnaldum biasanya menjadi motor penggerak di lini tengah Liverpool. Gelandang asal Belanda ini punya mobilitas tinggi dan bisa menyeimbangkan permainan, baik dari sisi menyerang dan bertahan.

Namun, di laga melawan Liverpool, Georginio Wijnaldum tidak banyak terlibat dalam permainan. Wijnaldum kemudian digantikan Naby Keita pada menit ke-62.

Selama berada di lapangan, Gini Wijnaldum hanya melepaskan 25 umpan. Jumlah itu bahkan kalah dari kiper Man City yakni Ederson yang melepas 43 umpan. nilai 5,95 untuk Wijnaldum.

Bukan malam yang indah bagi Sadio Mane. Dia nampak kesulitan menembus pertahanan City yang dikawal Klye Walker. Sadio Mane hanya mampu melepaskan dua shots saja dan tidak ada yang mengenai sasaran.

5,87 untuk aksi Sadio Mane di laga melawan Manchester City. Pemain asal Senegal itu dinilai tidak memberi kontribusi yang signifikan bagi Liverpool.

Selain itu, Sadio Mane juga melewatkan satu peluang bagus di babak pertama lewat sundulan. Performa Sadio Mane pun tidak lebih baik di babak kedua di mana dia sering kehilangan bola.

Serangan dari bek sayap selama ini acap menjadi andalan Liverpool. Akan tetapi, di laga melawan Man City, hal tersebut tidak muncul. Secara khusus, performa Andrew Robertson layak disorot.

Nilai 5,62 untuk aksi Andrew Robertson. Pemain asal Skotlandia dinilai terlalu sering berada di posisi yang salah, khususnya pada proses gol ketiga Man City.

Robertson nampaknya terlalu larut dalam pesta juara Liverpool. Apalagi, dia sempat meminta libur dua hari pada Jurgen Klopp untuk bisa menikmati momen juara yang diraih The Reds.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *