Pembuktian Sejumlah Pemain di Laga Man United Vs Tottenham Hotspur

Kembali bergulirnya musim kompetisi 2019/2020 Premier League, menyajikan sejumlah laga menarik, salah satunya adalah laga pertemuan Manchester United kontra Tottenham Hotspur, kedua tim kini merebutkan posisi 4 besar untuk menjaga peluang Liga Champions musim depan.

Manchester United menyatukan serangkaian kemenangan sebelum pertandingan dimulai kembali, nasib Spurs berubah dari buruk menjadi lebih buruk ketika beberapa pemain kunci dalam skuat mengalami cedera.

Setelah istirahat tiga bulan karena wabah COVID-19 melanda Eropa, United dan Tottenham pun diatur untuk menyambut kembali pemain kunci untuk pertemuan yang menarik di Stadion Tottenham Hotspur.

MU berada dalam jarak dekat dari posisi empat besar dan akan berusaha melengserkan Chelsea, yang hanya unggul tiga poin dari Setan Merah. Sementara itu, asuhan tim Mourinho berada empat poin di belakang lawan mereka minggu ini. Mereka perlu mencatat kemenangan untuk menjaga harapan samar mereka agar finis empat besar tetap hidup.

Bruno Fernandes telah menghembuskan kehidupan baru ke Man United sejak bergabung di bursa transfer Januari. Gelandang Portugal ini telah beradaptasi dengan kehidupan di Liga Premier dengan mulus dan telah meremajakan musim liga Red Devils yang mulai goyah.

Dengan dua gol dan tiga assist dalam lima pertandingan, Fernandes terpilih sebagai Pemain Liga Premier Bulan Ini pada Februari lalu. Ia menambahkan percikan kreatif yang sangat dibutuhkan ke lini tengah MU.

Mantan pemain Sporting Lisbon itu akan berusaha melanjutkan peranan penting bagi timnya, ketika Setan Merah mencari tempat di empat besar. Dengan Marcus Rashford kembali ke kebugaran penuh, Fernandes akan memiliki penyerang berbakat lain bermain di depannya ketika mereka melakukan perjalanan ke London Utara.

Harry Kane tidak diragukan lagi adalah salah satu striker terbaik di dunia sepakbola, tetapi musim 2019-20 Inggris telah mengubahnya karena cedera. Bahkan, ia diperkirakan akan melewatkan sisa musim. Namun, keadaan yang belum pernah terjadi sebelumnya karena wabah COVID-19, telah membuat Kane siap kembali dengan sembilan pertandingan tersisa untuk dimainkan.

Dengan 11 gol di Liga Inggris untuk namanya musim ini, nama Kane tetap harus jadi perhitungan meski sudah absen selama beberapa bulan. Buktinya, dalam ketidakhadirannya, Spurs harus berjuang keras di depan gawang, apalagi pemain seperti Steven Bergwijn dan Son Heung-Min yang juga menderita cedera.

Harapan Jose Mourinho yang memudar untuk finis empat besar bersandar pada jimatnya, yang akan berusaha merebut kembali mojo pencetak golnya dalam beberapa pekan mendatang dan memimpin lini depan untuk klub London Utara itu.

Marcus Rashford adalah salah satu pemain terbaik di Liga Premier sebelum cedera, ketika pemain berusia 22 tahun itu mencatat 14 gol liga sebelum tertatih-tatih melawan Wolves pada Januari. Cederanya pemain asal Inggris itu menambah kesulitan mereka.

Namun, Rashford kembali sepenuhnya fit untuk akhir musim dan akan terlihat bergabung dengan Bruno Fernandes. Dengan Anthony Martial yang juga mulai menunjukkan tanda-tanda menjanjikan, United akan memulai permainan dengan cemerlang saat melawan Spurs.

Sekembalinya ke lapangan, Rashford akan menginspirasi lagi rekan-rekannya di sisa musim ini, dan berjuang untuk menggulingkan Chelsea di empat besar Liga Premier.

Son Heung-Min adalah pemain kunci lain yang kembali ke kebugaran penuh setelah istirahat. Pemain Korea Selatan itu juga sempat menyelesaikan wajib militer selama empat minggu, sebelum kembali ke London Utara dan melanjutkan pelatihan tim bulan lalu.

Dengan absennya Kane, Son dan Bergwijn memainkan peran penting bagi tim Mourinho di depan gawang. Namun, keduanya juga mengalami cedera sebelum jeda.

Setelah kembali pulih, Son Heung-Min akan membangun lagi reputasinya yang mengesankan di Liga Premier. Dengan sembilan gol dan delapan assist dalam 21 penampilan, Son telah menjalani musim liga yang produktif dan akan berusaha menghukum lini belakang United dengan kecepatan dan keahliannya dalam menguasai bola.

Jatuhnya David de Gea dari keanggunan di musim-musim terakhir telah menjadi pokok pembicaraan yang penting di antara fans MU. Pemain Spanyol ini, termasuk salah satu penjaga gawang terbaik di planet ini tetapi wujudnya telah memburuk sejak Piala Dunia FIFA 2018.

Musim ini, De Gea sekali lagi tidak konsisten dan merugikan poin Setan Merah pada beberapa kesempatan, terutama melawan Burnley dan Everton. Dalam permainan profil tinggi yang bisa berimplikasi serius pada persaingan empat tim teratas, ia harus bisa diandalkan di bawah mistar gawang jika mereka ingin mengamankan poin maksimal.

Pemain baru Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire telah menambah kualitas dan ketenangan di lini belakang. De Gea tentu akan berusaha untuk menebus kesalahan dirinya dalam beberapa minggu mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *