Persaingan Bursa Transfer Pemain di Premier League

27 July hingga 5 Oktober akan menjadi periode sibuk bagi klub-klub elit Eropa untuk bersaing mendapatkan pemain-pemain yang akan membuat kualitas bermain mereka semakin menanjak.

“Pemegang saham Premier League telah menyetujui tanggal untuk bursa transfer musim panas 2020.” “Jendela transfer akan dibuka selama 10 pekan pada akhir musim Premier League, dimulai pada 27 Juli dan berakhir pada 5 Oktober,” demikian bunyi keterangan resmi Premier League. Pihak Premier League menjelaskan, periode bursa transfer itu sudah mendapat persetujuan FIFA selaku induk sepak bola dunia.

Sebelumnya, FIFA memang menargetkan bursa transfer musim panas 2020 akan selesai pada 5 Oktober.

Periode bursa transfer musim panas tahun ini memang berbeda dari biasanya yang ditutup pada awal September. Hal itu lantaran jadwal liga-liga domestik dan kompetisi antarklub Benu Biru juga mundur akibat mewabahnya virus corona.

Tahun ini, pihak Premier League dan English Football League (EFL) juga memberikan tambahan waktu khusus untuk bursa transfer domestik yang akan berlaku dari 5 Oktober sampai dengan 16 Oktober 2020.

Pada periode tersebut, sesama klub Premier League dilarang melakukan aktivitas jual beli pemain. Namun, mereka masih bisa melakukan aktivitas transfer dengan klub-klub EFL atau Divisi Championship ke bawah, baik dalam bentuk peminjaman pemain atau kepemilikan penuh.

Masa depan penyerang Barcelona, Philippe Coutinho, bakal menemui titik terang menjelang pembukaan bursa transfer ini. Coutinho dikabarkan dilego ke dua klub asal Premier Legaue.

Philippe Coutinho didatangkan Barcelona pada bursa transfer musim dingin 2018 setelah penampilan sensasional bersama Liverpool. Namun, meski mampu mencetak cukup banyak gol dan assist, kontribusinya dinilai masih kurang untuk Blaugrana.

Coutinho pun dipinjamkan ke raksasa Bundesliga, Bayern Munchen, dengan opsi permanen di akhir musim. Namun, Bayern Munchen memilih untuk mengembalikan penyerang Brasil itu ke Barcelona. Baca Juga

Barcelona  sudah secara terang-terang menyatakan tak akan mempertahankan Coutinho. Dilaporkan oleh The Independent, Coutinho dikabarkan ditawarkan ke dua klub asal Kota London, Arsenal dan Tottenham Hotspur.

Laporan menyebutkan Arsenal menjadi tim terdepan yang sepertinya bakal mendapatkan Philippe Coutinho pada bursa transfer kali ini. Entah itu Arsenal atau Tottenham Hotspur, itu artinya Philippe Coutinho bakal kembali merumput di Liga Inggris.

Belakangan, Chelsea ikut meramaikan saga transfer penyerang serbabisa.

Philippe Coutinho meninggalkan Liverpool pada 2018 dengan catatan 54 gol dan 45 assist dari 201 laga. Ia kemudian hijrah ke Barcelona dan lebih sering sebagai pemain pengganti dengan catatan 21 gol dan 11 assist dari 76 laga. Sementara di Bayern Munchen ia cuma mencetak 9 gol dan 8 assist dari 34 laga.

Sebulan terakhir, Kai Havertz terus dikaitkan dengan Chelsea. Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz menyebut sang gelandang sudah mengambil keputusan.

Havertz diyakini menuju Chelsea musim panas ini. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pemain 21 tahun itu sudah ngebet pindah ke klub London tersebut, tapi proses negosiasi belum selesai.

Di lain sisi, Direktur Keolahragaan Leverkusen Simon Rolfes menyatakan bahwa pihaknya sama sekali belum menerima proposal dari klub manapun. Terkait transfer Havertz, Leverkusen kabarnya menginginkan 90 juta paun untuk pemain yang kontraknya habis 2022 itu.

Leverkusen justru menegaskan niatnya untuk tak melepas pemain sebelum musim 2019/2020 benar-benar berakhir. Kendati Liga Jerman sudah tuntas, namun Leverkusen masih harus tampil di Liga Europa di mana saat ini mencapai babak 16 besar.

Rumor yang terus bergulir ini dikhawatirkan malah mengganggu mental Havertz. Tapi Bosz memastikan pemainnya itu baik-baik saja.

“Saya banyak mengobrol dengan Kai dan mencoba merasakan apa dampak ini semua terhadap dirinya. Misalnya, rumor-rumor harian soal transfer ini,” ungkapnya kepada Deutschen Presse-Agentur, seperti dikutip Standard.

“Saya terus melihat bahwa Kai menangani ini semua dengan sangat baik. Saya rasa dia tak akan berhenti bermain di usia 29 tahun seperti halnya Andre Schuerrle,” timpalnya.

Dari obrolan-obrolan bersama Havertz, Bosz tahu apa keputusan sang pemain. Tapi ia tak akan membocorkannya, termasuk menolak memberi tahu apakah kesepakatan akan terjalin dalam waktu dekat.

“Ya, saya tahu apa yang ingin dia lakukan. Tapi tentu saja saya tidak akan menceritakannya, itu tergantung pada dia,” sambungnya.

“Saya tak bisa mengatakannya (soal apakah kesepakatan sudah sangat dekat). Mungkin panggilan telepon yang krusial akan tiba hari ini, mungkin pekan depan, atau mungkin tidak ada sama sekali,” kata mantan pelatih Ajax ini.

Selain Chelsea, Liverpool dan Manchester United dirumorkan berniat memakai jasa sang gelandang serang. Hanya Kai Havertz kadung ingin bermain di The Blues. Ia ingin merasakan tangan dingin Frank Lampard.

Thiago Alcantara menjadi nama yang ramai dibicarakan di pemberitaan rumor transfer pemain jelang musim 2020-2021. Gelandang Bayern Munchen itu dikaitkan dengan Liverpool dan Manchester United.

Kontraknya berakhir pada 2021 dan belum ada tanda-tanda negosiasi kontrak baru dengan Die Roten.

Mantan gelandang Timnas Spanyol U-16 ini sangat baik menggalang lini tengah. Ketika masih berseragam Barcelona, ia digadang-gadang bakal menjadi penerus Iniesta karena memiliki kesamaan gaya bermain.

Akan tetapi, pada 14 Juli 2013, ia merampungkan proses transfer ke Bayern Munchen. Selama membela The Bavarian, pemain bernama lengkap Thiago Alcantara do Nascimento itu sukses memberikan tujuh gelar Bundesliga beruntun.

Thiago Alcantara juga berhasil memberikan empat gelar DFB Pokal dan satu trofi Piala Dunia Antarklub 2014 usai mengantar Bayern Munchen menjuarai Liga Champions pada musim perdananya.

Menurut sejumlah sumber, Thiago sudah bulat ingin hengkang dari Bayern. Ia saat ini sedang berusaha menjual rumahnya di Jerman. Liverpool jadi destinasi utama yang ia tuju. Ia ngebet ingin ditangani Jurgen Klopp. Namun, bisa jadi ia belok ke klub lain karena The Reds tak punya dana segar berlimpah.

Negosiasi antara Manchester United dan Borussia Dortmund untuk Jadon Sancho masih terus berlangsung.

Seperti diketahui, Sancho disebut-sebut sebagai target utama Manchester United di bursa transfer musim panas ini.

Manchester United sudah lama dikaitkan dengan Sancho sebelum pandemi COVID-19 melanda.

Namun, harga tinggi yang diminta Dortmund, yaitu sebesar 108 juta pound, membuat situasi sedikit terhambat.

Dortmund bersikeras tak ingin melepas Sancho apabila tawaran masih di bawah 100 juta pound.

Krisis finansial akibat pandemi membuat Manchester United mencari solusi lain yaitu dengan cara menyicil tiga kali setiap tahun.

Dortmund pun kabarnya bersedia menyetujui rencana Manchester United membayar winger asal Inggris tersebut dalam tiga kali angsuran.

 Menurut laporan Bild, angsuran pertama sebesar 63 juta pound, di tahun kedua 27 juta pound dan tahun ketiga 18 juta pound.

Sejatinya pemain binaan Akademi Manchester City lebih senang pindah ke Liverpool. Ia merasa punya kans memenangi banyak gelar di The Reds dibanding Tim Setan Merah.

Jurgen Klopp juga dengan tangan terbuka menyambut kedatangan pemain. “Sayang kami tidak punya dana yang besar buat mendapatkannya,” kata nakhoda asal Jerman itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *