RIP Kobe

RIP Kobe

Dunia terkejut, tercengang, dan tidak percaya saat Kobe Bryant dinyatakan meninggal akibat kecelakaan helikopter. Peristiwa nahas itu terjadi pada tanggal 26 Januari yang lalu, kala ia hendak pergi ke Mamba Sports Academy di kota Thousand Oaks, California. Sontak kata-kata RIP Kobe pun berkumandang hampir di seluruh belahan bumi.

9 orang dinyatakan tewas akibat kecelakaan tersebut. Selain Kobe Bryant, turut pula anak keduanya yang bernama Gianna Maria-Onore Bryant. Terdapat juga pelatih bisbol, John Altobelli bersama istrinya, Keri Altobelli dan anaknya perempuan, Alyssa Altobelli. Lalu ada pasangan ibu dan anak, yakni Sarah Chester dan Payton Chester, pelatih bola basket dari Mamba Sports Academy, Christina Mauser, serta sang pilot Ara Zobayan.

Bagi banyak orang, Bryant adalah seorang idola, bahkan sejak ia menginjakan kaki di ranah NBA tahun 1996. Meski usianya saat itu baru sekitar 17 tahun, namun Bryant langsung menunjukan kemampuannya. Pada tahun 1997, ia berhasil menjuarai lomba slam dunk. Pada tahun berikutnya, ia sudah terpilih untuk bermain di perhelatan All-Star. Sebagai informasi, dalam 20 tahun berkarir, Bryant tercatat 18x berlaga di pertandingan All-Star. Pada tahun 2000 sampai 2002, Bryant sukses merengkuh 3 gelar juara NBA. Setelah puasa gelar selama 6 tahun, ia kembali meraih 2 gelar juara NBA di tahun 2009 dan 2010. Bersama tim nasional bola basket Amerika Serikat, Bryant juga menyabet 2 medali emas olimpiade di tahun 2008 dan 2012.

Di balik segala kesuksesan tersebut, Bryant merupakan pemain yang memiliki etos kerja yang sangat tinggi. Mantan shooting guard asal tim Los Angeles Lakers ini rela berlatih mulai pukul 4 pagi, menjalankan diet ketat, hingga melakukan 400-700 tembakan per-hari. Setelah ia pensiun pada tahun 2016, dedikasinya terhadap bola basket pun tidak berhenti. Di tahun 2018, ia menciptakan film animasi pendek berjudul “Dear Basketball”, yang berhasil memenangi penghargaan Oscar. Bryant juga mendirikan Mamba Sports Academy untuk melatih para atlit muda.

Sampai akhir hayatnya, kecintaan Bryant kepada olah raga bola basket memang patut diacungi jempol. Selamat jalan, idola.

RIP Kobe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *