Salah Dikritik Karena Permainan Egois

Takumi Minamino gagal mencetak gol perdana karena keegoisan Mohamed Salah pada laga Wolverhampton Wanderers vs Liverpool di Stadiun Molineux, Kamis (23/1) waktu setempat.

Momen itu terjadi pada masa injury time babak pertama. Salah tidak mengoper bola ke Minamino yang berada dalam posisi lebih terbuka di kotak penalti.

Salah menggiring bola ke kotak penalti Wolves untuk mencetak gol. Salah memang bisa melepaskan tembakan tetapi eksekusi penyerang sayap asal Mesir itu bisa diblok salah satu pemain belakang Wolves yang sudah berkerumun di kotak 16 pas.

Situasinya akan lebih menguntungkan jika Salah tidak egois. Minamino yang berdiri tanpa kawalan bakal punya peluang lebih besar untuk mencetak gol andai Salah memberikan umpan ketimbang memaksakan untuk mencetak gol.

Jika bola diumpan ke Minamino dan terjadi gol, The Reds bisa lebih tenang menghadapi babak kedua. Hal ini dikarenakan tim kota pelabuhan unggul 2-0 di babak pertama.

Sebelumnya, Liverpool sudah unggul 1-0 atas Wolves di awal babak pertama. Gol pembuka The Reds dicetak Jordan Henderson usai menerima umpan Trent Alexander-Arnold.

Kemudian Roberto Firmino mencetak gol kemenangan Liverpool di saat Mohamed Salah dikritik karena bermain egois.

Firmino mencetak gol kemenangan Liverpool atas Wolves pada menit ke-84. Sebelum Firmino mencetak gol Liverpool sempat kesulitan setelah Wolves sukses menyamakan kedudukan gol Jordan Henderson melalui Raul Jimenez.

Firmino kembali mencetak gol untuk Liverpool di saat Mohamed Salah dikritik karena bermain egois. Di laga melawan Wolves, Salah beberapa kali menunjukkan permainan egois, termasuk ketika tidak memberi umpan kepada Takumi Minamino di pengujung babak pertama.

Kali terakhir Salah dikritik karena permainan egois sebelum melawan Wolves adalah ketika Liverpool mengalahkan Leicester City 4-0 di Stadion King Power pada Boxing Day, 26 Desember lalu.

Ketika itu Salah dikritik karena tidak memberi umpan ke Firmino dan Sadio Mane yang berada dalam posisi bebas pada menit ke-11. Padahal kedudukan masih imbang tanpa gol dan Liverpool mendapat perlawanan sengit dari Leicester.

Pada laga itu Salah hanya dimainkan pelatih Liverpool Jurgen Klopp selama 70 menit. Firmino pun sukses mencetak dua gol ke gawang Leicester, sementara dua gol lainnya diciptakan James Milner serta Trent Alexander-Arnold.

Liverpool sendiri saat ini masih kukuh di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan keunggulan 16 poin atas Manchester City. Kondisi itu membuat The Reds berpeluang memastikan gelar Premier League pada awal April 2020.

Sumber foto: sportsmole.co.uk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *