Sampai Kapan Joachim Loew?

Saat kita mengira Loew akan mundur usai Piala Dunia 2018, kenyataannya kini Ia masih bertahan dan lagi – lagi, berada di posisi sulit bersama tim nasional Jerman yang sudah Ia latih selama 14 tahun.

Kekalahan telak 6 gol tanpa balas ditambah berantakannya permainan timnas Jerman membuat banyak pihak meragukan kelangsungan nasib Loew ke depan. Meski berhasil jadi kekuatan terbaik dunia semenjak meraih juara dunia dan konfederasi di tahun 2014 serta 2017, diberhentikannya pemain – pemain senior seperti Muller, Boateng, & Hummels membuat kinerja Loew dipertanyakan. Padahal pemain senior tersebut masih jadi andalan di klub mereka masing – masing hingga saat ini.

Dalam 2 tahun terakhir, prestasi Loew semakin tidak konsisten. Yang teranyar, Jerman gagal menembus babak grup UEFA Nations League dan hanya menang dua kali dari enam laga. Meski hasil ini lebih baik dari hasil tak pernah menang selama 4 laga di Nations League musim 2018/2019 tentu saja prestasi saat ini bukanlah prestasi yang jadi target dari timnas peraih 4 kali juara dunia ini.

Loew mungkin harus segera berpikir untuk menentukan arah karirnya andai memang tak lagi dipercaya sebagai manajer di timnas Jerman. Meski ada isu akan didatangkan Real Madrid, kekalahan telak dari Spanyol rasanya menjadi hal yang wajar saja membuat petinggi klub berubah pikiran. Setidaknya akan ada keraguan untuk mendatangkan Loew di tengah musim seperti ini saat segala kegiatan klub di dalam dan luar lapangan berlangsung tidak normal.

Mungkin Joachim Loew perlu berkaca dari apa yang dialami pelatih sekaliber Arsene Wenger. Bertahan terlalu lama tidaklah melulu baik adanya. Terkadang, hal – hal baik yang ditabur seringkali berbalik menyakiti mereka yang setia ataupun keras kepala untuk kukuh pada pendiriannya terlalu lama.

Sepakbola memang tak mengijinkan banyak kesalahan terjadi. Dan andai kesalahan tersebut tak teratasi dengan segera, ada baiknya sang pemeran utama tahu diri untuk segera menyelamatkan apa yang selama ini telah mereka perjuangkan dengan sepenuh hati.

Jadi, mau sampai kapan Anda bertahan Joachim Loew?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *