Spurs?

Kepergian Jose Mourinho dari Tottenham Hotspurs memang tak terlalu mengejutkan. Hal ini jelas meninggalkan lubang yang perlus sesegera mungkin ditambal oleh Daniel Levy. Ryan Mason sudah berusaha semaksimal mungkin pada kapasitasnya saat ini. Demi menyongsong musim depan serta mempertahankan kepergian superstar mereka Harry Kane, Levy perlu merekrut sosok pelatih yang bisa memberikan jaminan serta harapan untuk meraih setidaknya satu trofi di musim mendatang.

Nama Antonio Conte menjadi nama yang paling banyak dibicarakan menyusul kepergiannya dari Inter Milan. Setelah membawa Inter menjadi juara Serie A dan memutus dominasi Juventus, Conte pergi karena kecewa akan keputusan manajemen untuk melakukan penjualan pemain demi menyeimbangkan keuangan klub. Yang menarik, Conte sepertinya akan menghadapi pekerjaan yang sama di Spurs. Meski Levy punya tujuan besar untuk menjadikan Spurs sebagai salah satu kekuatan besar di Eropa, nyatanya Spurs masih saja bermain dalam lumbung yang sama setiap musimnya. Tak ada satupun trofi bergengsi yang hadir pada 1 dekade terakhir dan mengakibatkan kepergian begitu banyak pemain bintang mereka.

Sebagai pemain paling berharga di Spurs, Kane menjadi aset yang pastinya sebisa mungkin harus dipertahankan Levy. Kedatangan Conte bisa menjadi salah satu cara yang baik meski lagi-lagi kita bisa memprediksi bahwa kemungkinan besar masa Conte menjabat takkan terlalu lama di klub asal London tersebut. Conte merupakan salah satu pengagum Kane sedari dulu. Ia berujar bahwa Kane adalah salah satu striker terbaik dunia yang pastinya ingin Conte milikin sebagai seorang pelatih.

Entah bagaimana reaksi Kane mendengar berita ini. Dengan adanya turnamen Piala Eropa pekan depan, Kane pasti sedang fokus 100% untuk tampil baik dan menaikkan harganya di mata klub-klub besar Eropa lain. Kane yang sedang berada di usia keemasannya tentu harus bisa memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin. Jika memang bisa menjadi pemain bintang di turnamen 4 tahunan ini, mungkin saja kedatangan Conte tak lagi jadi alasan yang membuatnya harus menunggu lebih lama untuk naik level ke tahapan berikutnya di klub yang baru.

Jadi Conte, yakin berniat datang dan melatih di Spurs?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *