Tampil Belum Maksimal: Rossi Pantang Menyerah

Tampil Belum Maksimal: Rossi Pantang Menyerah

Rider Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, menunjukkan hasil kurang maksimal di balapan MotoGP Spanyol 2021. Juara dunia sembilan kali itu harus finis di urutan ke-17 pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Ahad (2/5) malam WIB.

Rossi beralasan ia masih menghadapi kesulitan untuk menunjukkan performa terbaik meski gagal mengoleksi poin dari tiga balapan musim ini.  

The Doctor sendiri mengawali balapan dari urutan ke-17, namun sepanjang balapan berlangsung, rider asal Italia itu gagal menunjukkan performa terbaiknya. Ia pun beralasan menghadapi kendala pada kecepatan dan daya cengkeram ban.

“Itu merupakan balapan yang benar-benar sulit karena saya tidak memiliki kecepatan dan saya sangat menderita dengan masalah cengkeraman Pada kenyataannya kecepatan yang saya miliki selama balapan hampir sama dengan saat latihan bebas.” ujar Rossi.

“Pada awalnya saya merasa sulit untuk menghentikan motornya. Tetapi, itu sedikit meningkat dan saya ingin mencoba mencetak beberapa poin, tetapi itu tidak mungkin hari ini.” tambahnya.

Meski tampil tidak kompetitif sepanjang awal musim ini, Rossi berharap bisa menemukan solusi pada tes di Jerez dan  mengaku tidak akan menyerah, ia percaya akan meningkat sedikit demi sedikit dan tampil kompetitif di musim ini.

“Ini merupakan awal yang benar-benar sulit untuk musim ini, tetapi saya rasa kami bisa menjadi kompetitif, jadi kami perlu bekerja keras untuk memahami cara meningkatkan kecepatan,” imbuh Rossi.

“Kami memiliki tes besok [Senin] , jadi kami akan mencoba beberapa hal nanti. Mudah-mudahan ini akan memberi kami beberapa jawaban menjelang balapan di Prancis.” tambah Rossi.

Tidak seperti rekan satu timnya, Franco Morbidelli tampil dengan baik sepanjang balapan di Jerez. Anak didik Rossi tersebut merasa bahagai saat ia finis di urutan ke-3 meski menggunakan motor edisi 2019.

“Podium ini memiliki rasa yang luar biasa. Saya benar-benar senang karena tahun ini kami agak sulit, dan kami masih terjebak di kondisi tersebut.” ujar Morbidelli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *