Tekad dan Semangatnya Ni Nengah Widiasih Mampu Melampaui Target

Ni Nengah Widiasih berhasil meraih perak powerlifting 41kg putri Paralimpiade Tokyo 2020. Ini merupakan medali kedua dari atlet powerlifting itu buat Indonesia. Lima tahun lalu, Ni Nengah Widiasih juga sukses memberikan perunggu untuk Indonesia.

Jelang Paralimpiade 2020, Ni Nengah Widiasih telah mengutarakan tekad kuatnya untuk berprestasi. Sebenarnya, ia diproyeksikan meraih satu dari tiga medali perunggu yang menjadi target kontingen Paralimiade Indonesia kali ini.

Namun, tekad dan semangatnya membuat Ni Nengah Widiasih mampu melampaui target yang telah dibebankan kepadanya. Ia berhasil meraih medali perak di kelas 41kg putri Paralimpiade Tokyo 2020.

Ni Nengah Widiasih mencatat angkatan 98kg di kesempatan terakhir yang membuatnya melampaui torehan angkatan Clara Fuentes dari Venezuela. Medali perak pun berhak disandang olehnya.

Medali emas diraih Guo Lingling dengan torehan 108kg dan medali perunggu direbut Clara Fuentes dengan 97kg.

Ni Nengah Widiasih bersaing dengan sembilan powerlifter lain di kelas 41kg putri. Ni Nengah Widiasih yang mendaftarkan angkatan seberat 96kg pada kesempatan pertama berhasil melakukannya dengan baik.

Sementara itu Clara Fuentes dari Venezuela tidak mampu melakukan total angkatan 97kg di kesempatan pertama yang dilakukan.

Guo Lingling asal China bisa melakukan angkatan sebesar 105kg di kesempatan pertama. Angkatan tersebut merupakan rekor Paralimpiade

Di putaran pertama, Ni Nengah Widiasih ada di posisi kedua di belakang Guo Lingling. Posisi ketiga ditempati oleh powerlifter asal Inggris, Zoe Newson yang mencatat 94kg.

Pada percobaan kedua, Ni Nengah Widiasih mendaftarkan angkatan seberat 98kg. Ni Nengah tidak mampu melakukan angkatan tersebut.

Sedangkan sebelumnya Fuentes bisa melakukan angkatan 97kg. Sementara itu Guo Lingling juga gagal dalam upaya mengangkat beban 108kg.

Di akhir putaran kedua, Ni Nengah Widiasih ada di posisi ketiga (96kg) di bawah Fuentes (97kg) dan Guo Lingling (105kg). Zoe Newson ada di posisi keempat dengan torehan 94kg.

Pada angkatan ketiga, Zoe Newson yang coba masuk ke zona medali melakukan angkatan 97kg. Zoe Newson tak mampu melakukan angkatan tersebut.

Ni Nengah Widiasih yang coba melakukan angkatan 98kg untuk kali kedua berhasil melakukannya. Sementara itu Fuentes gagal mengangkat beban seberat 99kg.

Di akhir putaran ketiga, Ni Nengah Widiasih berhasil naik ke urutan kedua menggeser Fuentes. Guo Lingling meraih emas dengan rekor 108kg.

Di luar ajang Paralimpiade, Ni Nengah Widiasih juga rutin memberikan medali bagi Indonesia. Ni Nengah Widiasih punya koleksi dua medali perak di Asian Para Games dan dua medali emas dari ajang ASEAN Para Games.

Sumber foto: kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *