Timnas Indonesia vs Afghanistan Menjadi Momentum Egy Menunjukkan Kualitasnya

Duel Timnas Indonesia vs Afghanistan dalam pertandingan uji coba di Jebel Ali Centre of Excellence, Selasa (25/5), akan menjadi pembuktian penyerang Egy Maulana Vikri.

Laga melawan Afghanistan akan jadi pemanasan sebelum Tim Merah Putih melakoni tiga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 menghadapi Thailand, Vietnam, dan Uni Emirat Arab.

Selain sebagai pertandingan persahabatan untuk Timnas Indonesia, melawan Afghanistan menjadi momentum Egy Maulana Vikri menunjukkan kualitasnya.

Apabila dimainkan pelatih Shin Tae Yong, Egy Maulana akan beradu kehebatan dengan rekan satu timnya di Lechia Gdansk, Oman Haydary.

Di Lechia, Haydary merupakan pesaing Egy maulana Vikri. Jebolan SKO Ragunan itu merupakan pelapis Haydary di posisi sayap kanan Lechia.

Saat Egy Maulana Vikri sedang berlatih bersama Timnas Indonesia jelang Kualifikasi Piala Dunia 2022, pelatih Lechia Gdansk Piotr Stokowiec menyebut sinyal bakal melepas pemain jebolan SKO Ragunan tersebut.

Egy saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di bawah arahan Shin Tae Yong setelah menuntaskan tugas membela Lechia di divisi teratas liga sepak bola Polandia.

Menjelang akhir kontrak Egy pada 30 Juni 2021, Stokowiec menyebut pemain 20 tahun tersebut mengalami kesulitan dalam bersaing secara fisik.

“Liga Polandia bukan liga yang mudah. Ini adalah liga yang membutuhkan kemampuan fisik, jadi beberapa pemain, seperti Egy, mengalami kesulitan,” beber Stokowiec.

“Meski kemampuan tekniknya bagus, fisik terkadang bisa menjadi penentu,” sambungnya.

Kendati demikian, Stokowiec belum menentukan pemain-pemain yang akan dijual dan dibeli pada bursa transfer tengah tahun.

“Saya tidak mau menyebut nama secara spesifik sehingga saya menyudahi kompetisi di waktu yang sangat awal. Saya pikir kami memiliki tulang punggung, tetapi kami butuh pemain ofensif.”

“Kami mencari pemain ofensif, tetapi kami juga mau mengembangkan pemain yang kami miliki. Kami memiliki pemain-pemain muda yang bagus dan kami percaya itu adalah salah satu kekuatan kami,” tambahnya.

Egy sudah menjalani tiga musim di Lechia. Jika mau, Lechia bisa mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak selama dua tahun kepada Egy.

Selama tiga musim di Lechia, Egy sudah bermain 11 kali dan mencatatkan 132 menit bermain. Catatan terbaik Egy adalah pada musim 2020/2021 ketika tampil tujuh kali dan mendapat 77 menit bermain.

Duel Egy Maulana vs Haydary berpotensi terjadi pada laga Timnas Indonesia vs Afghanistan nanti. Dalam lima penampilan terakhir bersama timnas Afghanistan, Haydary tiga kali dimainkan di posisi sayap kiri.

Dengan Egy Maulana ditempatkan Shin Tae Yong di sayap kanan, maka keduanya bisa saling beradu kualitas pada laga persahabatan tersebut.

Sumber foto: bola.tempo.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *