Usain Bolt Mendulang Emas Secara Beruntun di Olimpiade

Manusia tercepat di bumi, Usain Bolt, sukses mendulang emas tiga kali berturut-turut di nomor 100 meter di pesta olahraga bergengsi Olimpiade. Namun, pelari asal Jamaika tersebut tak mampu memecahkan rekor dunianya sendiri dimana saat itu ia berhasil mencatat waktu 9,58 detik di Kejuaraan Dunia Atletik di Berlin pada 2009.

Tampil di Olympic Stadium pada Senin (15/8), Bolt sukses mencatat waktu 9,81 detik dan unggul dari pelari asal Amerika yaitu Justin Gatlin yang berhasil mencatat waktu 9,89 detik dan pelari asal Kanada, Andre de Grasse dengan catatan waktu 9,91 detik.

“Perlombaan pada hari ini kurang memuaskan, namun, saya mampu melakukannya dengan baik dan saya cukup bahagia dengan apa yang telah saya raih. Tak satu pun yang bisa melakukan akan hal ini,” kata Bolt usai perlombaan.

Usain Bolt sepertinya diramalkan memiliki peluang  untuk meraih medali emas di nomor lain seperti 200 meter dan 4 x 100 meter. Akan tetapi Bolt akan mendapatkan tantangan besar di nomor 200 meret jika pelari asal Afrika Selatan, Wayde van Niekerk ikut ambil bagian dalam nomor 200 meter.

Dengan meraih medali emas sebelumnya di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012 di nomor yang sama, Bolt bertekad untuk mempertahankan kesuksesannya tersebut dan ia berharap bisa menjadi legenda atlet lari di 100 meter nantinya.

“Saya ingin menjadi pelari legenda. Saya bertekad ingin mempertahankan gelar Olimpiade dan meraih beberapa medali emas di Olimpiade Rio 2016 ini. Saya yakin, dua medali lagi akan saya dapatkan. Saya dalam keadaan yang lebih baik lagi dibandingkan dengan Olimpiade yang lalu.” kata pelari yang berusia 29 tahun tersebut.

RIO DE JANEIRO, BRAZIL - AUGUST 14:  Usain Bolt of Jamaica wins the Men's 100m Final on Day 9 of the Rio 2016 Olympic Games at the Olympic Stadium on August 14, 2016 in Rio de Janeiro, Brazil.  (Photo by Ian Walton/Getty Images)

Usain Bolt berharap ia akan menjadi legenda di suatu hari nanti. (Sumber:www.rediff.com)

Sebelumnya, pelari tercepat itu sempat menderita cedera hamstring dan ia pun mendapat kritikan dari saingannya, Justin Gatlin, yang mengatakan Usain Bolt akan kesulitan memenangkan medali emas. Namun, Bolt malah semakin bersemangat dengan kritikan Gatlin tersebut.

“Tentunya, saya berpikir Anda tak pernah belajar selama bertahun-tahun. Semakin Anda berbicara, semakin ingin saya mengalahkan Anda,” kata Bolt.

Usai Olimpiade Rio 2016 ini, Bolt menyatakan akan pensiun pada 2017 tepatnya setelah Kejuaraan Dunia Atletik 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *