Yamaha Bakal Hadirkan Tim Satelit di MotoGP 2024

Yamaha Bakal Hadirkan Tim Satelit di MotoGP 2024

Yamaha Bakal Hadirkan Tim Satelit di MotoGP 2024

Bos Yamaha, Lin Jarvis, mengungkapkan bahwa Yamaha bakal mengubah hubungannya dengan tim satelit MotoGP ketika mendapat satu lagi di tahun 2024.

Yamaha akan menjadi satu-satunya pabrikan di grid pada tahun 2023 yang hanya menurunkan dua motor tim pabrikannya, setelah kehilangan ikatan satelitnya dengan RNF Racing yang telah bergabung dengan Aprilia untuk dua musim berikutnya.

Peran tim satelit telah banyak berubah di MotoGP dalam beberapa tahun terakhir. Ducati memimpin di area ini dengan tiga tim satelitnya.

Yamaha, dengan Tech3, Petronas SRT, dan RNF, biasanya melihat tim satelitnya sebagai bisnis dan sumber pendapatan lain, dibandingkan perpanjangan pakaian pabriknya dengan cara yang sama seperti yang dilakukan Ducati, KTM, dan sekarang Aprilia.

“Kami tidak melihat langsung ke Ducati. Tapi, paket yang akan kami tawarkan ketika itu terjadi tentu tidak akan sama dengan yang kami tawarkan lima tahun lalu.” ucap Jarvis.

“Hubungan dengan tim satelit bakal menjadi lebih dekat. Dan itu akan kami lakukan di tahun depan.” tambah Jarvis.

Sejak kehilangan RNF ke Aprilia, Yamaha telah dikaitkan dengan kemitraan satelit potensial dengan tim VR46 Valentino Rossi.

Presiden FIM, Jorge Viegas, bahkan menyatakan akhir tahun lalu bahwa VR46 siap bergabung dengan Yamaha.

“Tim Valentino akan mengganti Ducati untuk Yamaha pada 2024. Belum ada yang dikonfirmasi, tapi ini idenya.” ucap Viegas.

Akan tetapi, hal itu langsung dibantah oleh VR46 yang memiliki kontrak dengan Ducati hingga akhir 2024.

Yamaha mengoperasikan tim Moto2 dengan organisasi VR46: skuad Yamaha VR46 Master Camp.

Di sisi lain, Jarvis menolak untuk tertarik pada komentar Viegas soal kerjasama Yamaha dengan tim VR46 milik Rossi.

“Saya tidak ingin mengomentari apa yang dikatakan Viegas. Saya hanya ingin semua orang menghormati wilayah pengaruhnya.” ucap Jarvis.

“Jelas kami ingin kembali memiliki tim satelit sesegera mungkin, tetapi ada beberapa elemen yang perlu dipertimbangkan.”

“Yang pertama adalah kita harus memiliki motor yang kompetitif, untuk meyakinkan siapa pun itu bahwa mengganti motor itu layak.”

“Kemudian kami harus dapat menawarkan penawaran yang bagus, dengan dukungan yang baik di semua level.” imbuhnya.

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.