Petinju kelas berat berdarah Meksiko, Andy Ruiz Jr, telah mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan pertarungan bersama Tyson Fury di tahun 2022.
Fury ketika ini merupakan pemegang sabuk kelas berat versi WBC dan sedang dalam pembicaraan kesepakatan dengan penantang wajib, Dillian Whyte.
“Mari kita lakukan ini. Saya sangat membutuhkan sabuk WBC itu. Saya akan siap melayani Anda (Tyson Fury).” ucap Ruiz.
Ruiz sempat membuat heboh dunia tinju kelas berat, di mana ia sempat mengalahkan Anthony Joshua pada pertengahan 2019. Alhasil, ia merebut seluruh sabuk yang dimiliki Joshua saat itu.
Akan tetapi, Ruiz haru mengakui keunggulan Joshua saat kedua petinju kembali melakukan pertarungan rematch si Saudi Arabia, pada akhir Desember 2020.
Jika kesepakatan Fury dengan Whyte menemui jalan buntu, promotor Top Rank, Bob Arum, menilai Ruiz bisa jadi lawan alternatif bagi Fury di tahun ini.
“Frank Warren dan saya mencari lawan lain untuk melakukan pertarungan Fury di Manchester atau di Las Vegas, tergantung siapa lawannya.” ucap Arum.
“Jadi kami melihat Andy Ruiz kemungkinan ia bersedia. Pria bertubuh besar ini sangat cocok bagi Fury.” tambah Arum.
Selain Ruiz, Arum juga mengaku petinju asal Finlandia, Robert Helenius, juga bisa dijadikan lawan alternatif lainnya bagi Fury.
Helenius sempat tertangkap kamera saat ia menghadiri pertarungan trilogi Fury dengan Deontay Wilder pada Oktober 2021.
“Helenius terlihat sangat bagus untuk Fury. Ia petinju bertubuh besar Finlandia, yang benar-benar bisa bertarung.” ucap Arum.
“Mereka adalah dua petinju utama. Saya pikir jika Helenius lawan Fury kami melakukannya di Inggris dan jika itu Ruiz, kami akan melakukan pertarungan di Las Vegas.” tambah Arum.
Ruiz sukses meraih kemenangan saat ia bertemu Chris Arreola pada awal 2021. Dengan kemenangan ini ia yakin akan kembali mendapatkan pertarungan besar di tahun ini.
“Saya rasa ada banyak petinju besar di tahun ini akan menerima tantangan dari saya. Saya butuh pertarungan tersebut.” ucap Ruiz.