Saul Alvarez atau yang biasa disebut Canelo, berhasil melumpuhkan Amir Khan. Canelo menaklukkan Khan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu 7 Mei 2016 atau Minggu pagi WIB, lewat keputusan KO.
Dalam laga bertajuk mega duel ini, petinju asal Meksoko tersebut biasa sukses membuat lawannya terkapar pingsan setelah menerima pukulan hook kanan yang tepat mengenai rahang kirinya.
Bertemu Canelo yang memiliki status raja kelas middleweight, Amir Khan sesungguhnya tampil dengan bagus di ronde-ronde awal. Dengan kecepatan kakinya, ia bisa mengatasi serangan dari jangkauan tangan Canelo dan sempat mengirimkan beberapa pukulan.
Dalam pergelutan tersebut, Canelo sebenarnya mendapatkan pukulan berkali-kali dari Khan. Alhasil, ini adalah strateginya untuk memenangkan pertandingan. Khan seseungguhnya ingin meyankinkan bahwa dirinya tidak pantas dianggap enteng. Terbukti pada ronde kedua Khan terus menyerang tubuh Canelo dan kombinasi pukulan kiri dan kanan masih terlihat di laga tersebut.
Setidaknya hingga ronde keempat Khan cukup menguasai jalannya laga. Akan tetapi bencana akhirnya muncul di ronde keenam. Saat Khan mulai melonggarkan serangan, Canelo malah meningkatkan pukulan dengan melepaskan hook kanan yang tepat mengenai rahang Khan. Wasit Kenny Bayless tak perlu bersusah payah untuk menghitung memandang Khan tak sadarkan diri.
Kenny pun langsung menyudahi pertarungan itu dan memutuskan memberikan kemenangan KO kepada Canelo. Tim medis kemudian segera memeriksa kondisi Khan dan segera membawanya ke rumah sakit. Kemenangan ini membuat Canelo mempertahankan gelar sabuk kelas menengah (middleweight) WBC yang disandangnya. Selain itu, dia turut memperbaiki catatan bertandingnya menjadi 47 kali menang (33 KO), kalah sekali, dan imbang sekali.
Saling jual beli pukulan antara Khan dan Canelo pada laga 7 Mei 2016. (Sumber:www.metronews.com)
“Khan petinju yang cepat. Tapi, saya tahu kapan harus melepaskan pukulan. Anda semua bisa lihat itu,” kata Canelo
Setelah memenangkan pertandingan melawan Amir Khan, Canelo ingin bertinju dengan petinju asal Kazakhstan Gennady Golovkin. Dia berhasrat duel melawan Golovkin bisa diadakan secepatnya.
“Seperti yang sudah kami katakan di Meksiko, kami bukan pengecut. Saya siap menghadapi siapa saja,” tegas Canelo.
Gennady Golovkin kala ini memegang sabuk gelar kelas menengah diantaranya: IBO, WBA, dan IBF, sehingga ia memiliki peluang menggabungkan seluruh sabuk jika ia mendapatkan kemenangan meladeni Canelo.