Manajer Manchester Unnited Jose Mourinho enggan disalahkan atas penjualan Mohamed Salah saat kedua pria tersebut sama-sama mengabdi di Chelsea.
Menurut Mourinho, justru klub ingin melepas Salah karena dia dinilai tidak siap secara fisik atau mental untuk bermain di Stamford Bridge pada saat itu.
Di bawah Mourinho striker asal Mesir tersebut tiba Chelsea setelah penandatanganan dari klub Basel, akan tetapi tetapi menemukan peluang untuk bermain di tim pertama sangat terbatas.
Setelah satu musim bermain di Inggris, Salah dipinjamkan ke Fiorentina, sebelum kemudian melakukan penandatanganan bersama AS Roma dan menandatangani kontrak secara permanen untuk klub tersebut.
“Ini adalah pertama kalinya saya akan mengatakan ini, namun ini merupakan ketidakadilan lain yang dibicarakan tentang saya.” kata Mourinho seperti dilansir ESPN Brasil.
“Orang-orang mengatakan bahwa saya adalah orang yang menjual Salah, kenyataanya sebaliknya. Saya adalah orang yang membeli Salah pada saat itu.
“Ini kebalikannya. Sayalah yang membeli Salah. Saya adalah orang yang menyuruh Chelsea membeli Salah. Saya yang bertanggung jawab bahwa Salah datang ke Chelsea.
“Akan tetapi dia datang sebagai anak muda, secara fisik dia belum siap, secara mental dia belum siap, secara sosial dan budaya dia hilang dan semuanya terasa berat baginya.” tambah Mourinho.
Mohamed Salah telah menjadi pemain penting bagi Liverpool di musim ini. (Sumber:www.dailystar.com)
Salah telah meroket dan kembali ke Liga Primer Inggris dengan Liverpool musim ini. Striker berusia 25 tahun itu telah menghasilkan 43 gol di semua kompetisi sejauh ini.
Salah telah menemukan kesuksesannya di Inggris, di mana ia telah dianugerahi sebagai pemain terbaik versi PFA baru-baru ini.
“Kami memutuskan untuk memintanya untuk dipinjamkan dan dia meminta itu juga. Dia ingin bermain lebih banyak, untuk menjadi dewasa, dia ingin pergi dan kami meminjamkannya ke Fiorentina, dan di Fiorentina dia mulai matang.” kata Mourinho.
“Chelsea memutuskan untuk menjualnya, oke? Dan ketika mereka mengatakan bahwa saya adalah orang yang menjualnya, itu bohong. Saya adalah yang membelinya. Saya setuju untuk mengirim dia dengan status pinjaman, saya pikir itu perlu.
“Dalam sepakbola, kami sering melakukan kesalahan. Sering kali beberapa pemain berkembang dengan cara yang tidak kami harapkan, beberapa lainnya tidak mencapai tingkat yang lain seperti yang kami kira akan mereka lakukan, jadi saya bahkan tidak berpikir ini adalah kesalahan, itu hanya bagian dari pekerjaan.” tutup bekas manajer Chelsea dan Real Madrid tersebut.