Jonatan Christie Kalah di Piala Thomas 2018 - Berita Olahraga | Betting Online | Kasino Online

Jonatan Christie Kalah di Piala Thomas 2018

Jonatan Christie yang menjadi harapan Indonesia untuk unggul atas Korea Selatan (Korsel) gagal melaksanakan tugasnya usai kalah dari Kwang Hee Heo 17-21, 19-21 di Grup B Piala Thomas 2018 di Impact Arena, Rabu (23/5).

Jonatan memulai pertandingan dengan apik dan unggul 2-0. Di gim pertama ini Jonatan menunjukkan permainan yang bagus, terutama setelah interval. Saat tertinggal 7-11, Jonatan tetap bermain dengan tenang.

Atlet kelahiran Jakarta itu mengombinasikan permainan pendek dengan smes. Sesekali Jonatan mengambil risiko dengan bermain di depan net.

Hanya saja setelah tertinggal dua poin, 11-13, keran poin Jonatan seperti terhenti. Heo seperti dengan mudah mendapat lima poin beruntun memanfaatkan kesalahan Jonatan dalam melakukan lob dan positioning.

Saat tertinggal 12-20 Jonatan tidak putus asa. Secara perlahan Jonatan berbalik mendapat lima poin beruntun. Sayangnya, Jonatan harus mengakui keunggulan Heo di gim pertama dengan skor 17-21.

Persaingan kedua atlet kembali terjadi di awal gim kedua. Tetapi kemudian Jonatan bisa melesat dengan keunggulan 7-3.

Kwang Hee Heo yang merupakan peringkat ke-78 dunia kembali mengungguli Jonatan dengan skor 10-7. Namun Jonatan menunjukkan konsistensinya dan menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-10.

Pertandingan berjalan ketata setelah interval, Jonatan dan Heo saling menyalip. Beberapa kali Jonatan diuntungkan dengan dengan kesalahan Heo dan juga pengamatan bagus yang dimilikinya.

Namun, saat unggul 19-17 stamina Jonatan tampak kedodoran. Heo tanpa kesulitan mendapatkan empat poin tambahan dan menutup laga dengan kemenangan 21-19 dalam pertandingan yang berlangsung selama 44 menit itu. Dengan kemenangan ini tim Korea Selatan pun kembali unggul 2-1.

Pertandingan berikutnya Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan yang menghadapi Choi Solgyu/Kim Dukyong menjadi harapan terakhir bagi Indonesia. Kembali menelan kekalahan berarti Indonesia harus puas menjadi runner up Grup B.

Sebelumnya Indonesia kehilangan poin setelah tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting kalah dari Son Wan-ho 20-22 dan 20-22. Kekalahan Ginting membuat Indonesia untuk sementara tertinggal 0-1 dari Korea Selatan.

Meski kalah, permainan Ginting secara keseluruhan cukup baik. Pebulutangkis berusia 21 tahun tersebut mampu mengontrol permainan. Hanya saja, Wan-ho lebih beruntung di laga kali ini.

“Saat sudah memimpin saya malah terpancing untuk ikut main menyerang, bermain alot. Kalau mainnya menyerang justru dia enak karena pertahanan dia cukup bagus. Seandainya mainnya bisa konsisten mungkin bisa menyelesaikan game [menang],” katanya menambahkan.

Namun, ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyamakan kedudukan menjadi 1-1 usai menumbangkan Chung Eui Seok/Kim Won Ho 21-11 14-21 21-10.

 

Sumber foto: sport.detik.com

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.