Jose Mourinho: Alex Ferguson warisan itu bukanlah sebuah beban

Jose Mourinho: Sir Alex Ferguson warisan itu bukanlah sebuah beban

Jose Mourinho menegaskan ia tidak kagum oleh tantangan dia yang membawa kembali kemuliaan bagi Manchester United.

Mourinho adalah orang ketiga untuk mencoba untuk membuat Manchester United menjadi lebih kuat setelah Sir Alex Ferguson.

Dan portugis menegaskan bahwa dia tidak merasa periode kemuliaan Fergie adalah elang laut di lehernya.

Saya tidak merasa itu sebagai beban, saya merasa sejarah besar klub karena hanya hal-hal positif dan bukan hal-hal yang negatif, kata Mourinho.

Masalahnya adalah, jika Anda memiliki kondisi untuk mengikuti kesuksesan itu. Maka itu adalah cerita yang berbeda lagi.

Sesuatu hal yang dimiliki oleh Gary Neville, Paul Scholes, David Beckham dan Ryan Giggs dan Nicky Butt, semua dari orang itu adalah pada umur 25,26,27 tahun. Sesuatu yang lain akan dimiliki oleh mereka pada umur 30,31,32. Dan hal-hal lain itu tidak terjadi.

Jelas bahwa pemain yang menjadi bagian dari generasi ini dan dalam jangka waktu tertentu ketika mungkin David datang dalam situasinya yang tidak begitu mudah, itu tidak begitu mudah untuk pergi ke arah kemenangan.

Pada saat yang sama, dan saya pikir ini bahkan lebih penting, Liga Premier telah berubah.

Dua tahun telah berlalu sejak Moyes terakhir berkeliaran di tempat dimana tempat itu dipilih sebagai salah satu tempat untuk mengantung sebuah spanduk untuk menghormatinya pada perekrutannya.

Tapi dia menderita aib tembak pertama pada bulan April tahun 2014.

Ini adalah pengalaman Mourinho yang dia rasakan pada 12 bulan yang lalu di Chelsea dan ia percaya bahwa dipecat adalah sesuatu yang harus di alami oleh setiap manajer.

Saya pikir seorang manajer yang tidak dipecat itu bukanlah seorang manajer, atau setidaknya bukan seorang manajer yang baik, tambahnya. Kami harus dipecat.

Saya pikir itu hanya sesaat buruk dalam karir David dan dia harus melakukan apa yang saya lakukan, apa yang kita semua lakukan, pindah dan dia melakukan itu.

Setelah Manchester United ia pergi ke Spanyol, juga pengalaman yang berbeda baginya, kemudian kembali ke Inggris, kembali ke Liga Premier. Saya pikir dia pindah dan ini adalah apa yang harus kita lakukan.

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter