Kembali Berjaya - Berita Olahraga | Betting Online | Kasino Online

Kembali Berjaya

Italia akhirnya menjadi yang tertawa paling akhir pada putaran Piala Eropa yang banyak dianggap sebagai salah satu turnamen terbaik selama ini. Mengawali Piala Eropa saat menghadapi Turki, Italia mengakhiri perjalanan mereka dengan menang dramatis melalui babak adu penalti dari sang tuan rumah, Inggris.

Entah harus memulai darimana. Terlalu banyak pembahasan yang bisa kita bicarakan. Namun, ijinkan saya kali ini fokus pada bagaimana Italia mengembalikan masa jaya mereka, setidaknya melalui cata yang banyak dari kita lihat pada perjalanan mereka menuju tangga juara.

Mancini tahu betul tidak ada pemain bintang layaknya Alessandro Del Piero, Andrea Pirlo, Fabio Cannavaro, Fransesco Totti, Paolo Maldini, hingga Gianluigi Buffon dalam skuad yang Ia latih saat ini. Meski demikian, Mancini tau bahwa pemain seperti Lorenzo Insigne, Federico Chiesa, Leo Spinazzola, Nicola Barella, Donnarumma, hingga Giorgio Chiellini dan Leo Bonucci adalah sekumpulan pemain andal yang begitu haus dan lapar akan sebuah kemenangan. Di dalam diri mereka, ada sebuah hasrat membara untuk membuktikan pada dunia bahwa Italia masih dan akan terus menjadi kekuatan terbesar sepakbola Eropa, bahkan dunia.

Di turnamen kali ini, Italia bermain bagaikan bunglon. Mereka mampu bermain sangat atraktif dan juga bisa bermain dengan cara yang sangat Italia seperti apa yang mereka lakukan kala menghadapi Spanyol serta juga terlihat melalui pelanggaran yang dilakukan Chielini serta Jorginho di laga final. Saya curiga Saka sedikit celeng karena tarikan Chielini yang begitu kuat dan mengakibatkan keberanian untuk menjadi penendang kelima Inggris muncul dari dalam diri Saka secara mendadak.

Italia mencetak gol dengan proses dan cara yang manis. Italia bertahan seperti para pahlawan romawi yang tidak bergeming diserang musuh. Italia menyanyikan lagu kebangsaan mereka seakan itu adalah lagu terakhir yang mereka nyanyikan semasa hidup. Italia memberikan kita semua yang bisa kita minta dalam turnamen kali ini.

Publik Inggris mengandalkan momentum kembalinya mereka setelah 55 tahun. Mereka pun layak menang melihat bagaimana perbedaan hasil akhirnya hanyalah setipis kertas. Tapi, tipisnya kertas itu nampak pada pengalaman Mancini yang tahu betul bagaimana sebuah tim selayaknya bermain untuk menang. Dengan segala hormat, saya melihat Southgate bermain terlalu aman sehingga memberikan peluang bagi dewa sepakbola untuk mempermainkan nasibnya kembali pada babak adu penalti. Benar saja, Ia kembali harus merasakan apa yang Ia rasakan 25 tahun silam.

Mancini menginginkannya lebih dari Southgate.

Mungkin terdengar klise, tapi itulah perbedaan yang nampak di mata saya setelah melihat Donnarumma menepis tendangan penalti Saka di akhir laga.

Mancini ingin melaju ke garis akhir dengan segala yang Ia punya. Southgate, mungkin saja sudah merasa puas dengan maju je laga final dan malah menyerahkan hasil akhir pada keberuntungan selayaknya yang banyak tim butuhkan di babak adu penalti.

Dan inilah mengapa tim yang kembali ke masa jayanya di akhir laga adalah tim yang diasuh seorang Roberto Mancini.

Selamat Italia! Forza Azzuri!

Popular News

tabel-roullete-amerika
Aturan dalam Bermain Roulette
10 March 2018
Hari ini kita akan membahas salah satu jenis kasino yang juga merupakan favorit jutaan...
Lil
Lil membentuk tim baru Odium; membawa beberapa anggota CIS
04 October 2018
Ilya "Lil" Ilyuk telah memutuskan untuk mengambil banteng dengan tanduk dan menciptakan...
Mercedes Lakukan Tes Pribadi pada 5 Juli
Mercedes Lakukan Tes Pribadi pada 5 Juli
05 June 2020
Pembalap Mercedes akan kembali ke trek di sirkuit Silverstone, Inggris, minggu depan...
Takut Terpapar Covid-19, Serena Williams Ogah Tampil di Olimpiade Tokyo
Takut Terpapar Covid-19, Serena Williams Ogah Tampil di Olimpiade Tokyo
28 June 2021
Petenis wanita Amerika Serikat, Serena Williams, menegaskan bahwa dirinya tidak...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.