Luka Jovic Tak Puas dengan Musim 2019/20

Luka Jovic Tak Puas dengan Musim 2019/20

Luka Jovic tak puas

Luka Jovic tiba di Real Madrid pada musim panas 2019 dengan status transfer tinggi, setelah membangun reputasi sebagai salah satu striker muda sepakbola terbaik Eropa. Namun, kepindahannya ke ibukota Spanyol belum sesuai rencana.

Sejauh jovic ini hanya memiliki 1 gol dalam 22 penampilan di semua pertandingan di musim ini. Pemain asal Serbia tersebut merasa dirinya seperti tak puas dengan hasil penampilannya di Santiago Bernabeu.

“Jujur, saya tidak senang dengan musim ini karena saya tahu bahwa saya bisa lebih berkembang. Terkadang, saya menonton video-video permainan saya tahun lalu dan berpikir: ‘Apa yang salah’” kata Jovic dilansir Goal.

“Tapi kita semua tahu bahwa Real Madrid adalah klub besar dan bahkan sulit bagi pemain berpengalaman sekali pun untuk terbiasa di sini.

“Bahkan untuk pemain berusia 21 tahun mereka membayar 60 juta euro. Tekanan yang ada sangat besar, saya berjuang saat ini tanpa hasil. Tapi saya berharap situasinya berubah.

“Ada suasana negatif ketika orang-orang membicarakan tentang wujudku di Real Madrid, tetapi saya percaya bahwa aku akan menunjukkan kepada orang-orang alasan mengapa saya di sini. ” tambah Jovic

Jovic menghabiskan musim 2018/19 dengan status pinjaman di Frankfurt dari Benfica dan mencetak 27 gol dalam 48 penampilan. Penampilannya di Madrid di musim sangat berbanding terbalik dengan masa di Frankfurt.

 “Di negara saya [Serbia], saya masih merasa bahwa ada percakapan negatif di arus bawah ketika membicarakan tentang performa saya di Real Madrid,” kata Jovic.

“Tapi saya yakin bahwa saya akan bermain baik dan saya akan menunjukkan bahwa saya berada di Real Madrid karena saya memiliki kualitas.” tambah Jovic.

Sementara itu, pelatih kepala Madrid, Zinedine Zidane, menyatakan akan memberikan dukungan penuh terhadap Jovic untuk keluar dari masa sulitnya di musim ini. Pelatih asal Prancis itu yakin striker berusia 21 tahun tersebut masih bisa mencapai kesuksesan di Madrid.

“Ia tidak memutuskan sambungan dari permainan, tapi saya ingin gol untuknya. Ia harus terus bekerja dan tujuannya akan datang. Ia baru saja tiba, meskipun sudah enam bulan. Ia berumur 21 tahun. Ia tahu dia harus bekerja.” kata Zidane.

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.