Marquez Menghadapi Pebalap Yang Berbeda di MotoGP 2017 - Berita Olahraga | Betting Online | Kasino Online

Marquez Menghadapi Pebalap Yang Berbeda di MotoGP 2017

Tiga seri tersisa, 75 poin yang bisa direbut, dan Marc Marquez hanya unggul 11 poin atas Andrea Dovizioso dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2017.

Kekalahan dari Dovizioso di GP Jepang, Minggu (15/10), membuat posisi Marquez di puncak klasemen sementara MotoGP 2017 dalam ancaman. The Baby Alien memasuki balapan GP Australia dengan hanya keunggulan 11 poin.

Tekanan pastinya dirasakan Marquez. Pasalnya, ini adalah kali pertama pebalap 24 tahun itu memiliki keunggulan tertipis dalam perebutan gelar juara dunia dengan tiga seri balapan tersisa.

Dari tiga kali meraih gelar juara dunia MotoGP pada 2013, 2014, dan 2016, Marquez selalu memiliki keunggulan cukup nyaman. Baru musim ini Marquez benar-benar mendapatkan tekanan dalam perebutan gela juara dunia.

Pada musim 2013, Marquez memasuki tiga balapan terakhir dengan keunggulan 43 poin atas Jorge Lorenzo. Satu musim kemudian pebalap asal Spanyol itu sudah memastikan gelar juara dunia dengan tiga seri.

Musim lalu Marquez juga sudah memastikan gelar juara dunia MotoGP 2016 di GP Jepang, saat musim masih menyisakan tiga seri. Praktis musim ini yang berbeda, di mana Marquez hanya unggul 11 poin atas Dovizioso dengan tiga seri tersisa.

Marquez benar-benar merasakan tekanan musim ini. Pasalnya, Marquez menghadapi pebalap yang berbeda, bukan Jorge Lorenzo atau Valentino Rossi. Dovizioso berbeda dengan Lorenzo dan Rossi, yang menjadi rival utama Marquez sejak 2013.

Dovizioso musim ini jauh lebih konsisten daripada Lorenzo dan Rossi ketika menjadi rival utama Marquez pada perebutan gelar juara dunia MotoGP 2013, 2014, dan 2016.

Dovizioso merupakan satu-satunya pebalap di lima besar klasemen MotoGP 2017 yang hanya satu kali gagal finis musim ini. Pebalap 31 tahun itu gagal finis di GP Argentina setelah tertabrak pebalap Aprilia Aleix Espargaro.

Selain insiden di GP Argentina, Dovizioso selalu mampu finis dengan GP Jerman (finis delapan) sebagai hasil terburuk. Dovizioso juga sudah meraih lima kemenangan musim ini, jumlah yang sama diraih Marquez.

Jika Marquez ingin membuktikan diri sebagai salah satu pebalap Grand Prix terhebat, maka pengoleksi tiga gelar juara dunia MotoGP itu harus melewati tes musim ini. Tes yang belum pernah dialami sebelumnya.

Kesempatan Dovizioso untuk kembali memangkas selisih poin atau mengkudeta posisi Marquez bakal terjadi di Sirkuit Phillip Island, Minggu (22/10/2017). Dengan catatan, pembalap Italia itu memenangi seri MotoGP Australia tersebut.

Sementara itu, peringkat empat masih ditempati Maverick Vinales. Pembalap Movistar Yamaha itu mengantongi 203 poin dan sudah menyatakan sulit untuk bersaing dengan Dovizioso dan Marquez dalam perburuan gelar juara dunia.

 

Sumber foto: autosport.com

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.