Mercedes Tuding Aksi Saling Salip Terakhir Ricciardo Sembrono - Berita Olahraga | Betting Online | Kasino Online

Mercedes Tuding Aksi Saling Salip Terakhir Ricciardo Sembrono

Bos Mercedes Toto Wolff menuding aksi saling salip pembalap Red Bull Daniel Ricciardo di lap terakhir sangat sembrono ketika di Grand Prix China, pada hari Minggu (15/4) yang lalu.

Ricciardo memenangkan perlombaan di sirkuit Shanghai, China, setelah mendapatkan melakukan pergantian ban di pitstop tepat waktu selama penerapan saffety car oleh FIA F1

Begitu pergantian ban selesai dengan baik, pilot jet darat asal Australia itu melaju dengan fantastis, menyalip semua mobil di depan, satu per satu.

Aksi salip terakhirnya di tikungan ke-6, telah membuat pilot jet darat Mercedes Valtteri Bottas terkejut ketika mobilnya ditabrak dari samping. Akan tetapi, pembalap asal Finlandia itu berhasil menghindari tabrakan tersebut.

Di mata bos Mercedes ,Wolff,  dia mengakui itu adalah umpan yang sangat baik, tetapi ia juga mengungkapkan itu akan menjadi aksi yang sembrono.

“Daniel adalah salah satu pembalap yang sangat baik, dan dia membuktikannya. Dia sangat efisien, dia bisa menunggu kesempatan, dia agresif ketika dibutuhkan. Secara keseluruhan itu balapan yang sangat baik untuknya.” kata Wolff.

“Mungkin manuver terhadap Valtteri sedikit sembrono. Tapi ternyata berhasil. Dia meminta Valtteri membantunya dengan itu, untuk menghindari tabrakan. Tapi itu balap dan sangat bagus.” sambung Wolff.

Aksi saling salip pembalap Red Bull Daniel Ricciardo hampir membuat Valtteri Bottas keluar dari trek. (Sumber:www.skyspsorts.com)

Meski demikian, Wolff mengaku dia sangat bangga kepada Bottas yang sukses mengakhir balapan di tempat kedua.

“Satu-satunya hal yang saya lihat positif adalah aksi balapan Valtteri. Itu sangat luar biasa. Tidak ada kesalahan. Tidak bernasib baik dengan Safety Car.” kata Wolff.

“Bahkan bersamaan Ricciardo yang menyalip, jika Valtteri tidak akan membuka pintu menit terakhir, Ricciardo akan membawanya melebar keluar trek.Dia satu-satunya pembalap yang tanpa kesalahan dalam lomba.” tambah Wolff lagi.

Secara terpisah, Bottas mengaku dia tidak mencoba untuk menghadang Ricciardo karena dia tidak ingin mengambill resiko keluar dari trek dan dia juga tahu bahwa pemenang balapan GP China tersebut akan melewati apa pun.

“Dia benar-benar mendekat dengan cepat dan perbedaan kecepatan yang besar. Mereka memiliki mobil yang sangat kuat dan dengan ban baru pada saat itu sehingga melihat dia melesat setelah itu, ia merasa itu hanya masalah waktu.” kata Bottas.

“Dengan situasi itu, saya akan bertahan di tikungan ke-6, jadi itu merupakan sedikit kompromi seberapa ekstrem Anda menghadapi itu, Anda menjadi sangat ekstrim.

“Dia cenderung menemukan ruang dari dalam bahkan ketika Anda bertahan dan itu hanya masalah waktu.” tambah Bottas yang kini menempati posisi ketiga di klasemen sementara F1.

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.