Morata: Pemain bertahan Italia menyuruhku memakai pelindung

Morata: Pemain bertahan Italia menyuruhku untuk memakai pelindung kepala.

Sebelum pertandingan antara Spanyol dan Italia di tahan enam belas Euro. Penyerang timnas Spanyol bergurau bahwa rekannya di Juventus mungkin akan mengejarnya pada pertandingan nantinya dan menyatakan bahwa suasana mood timnas Spanyol sangatlah bagus saat ini.

Alvaro Morata bergurau bahwa mantan rekannya di Juventus yakni Giorgio Chiellina, Andrea Barzagli dan Leonardo Bonucci telah memperingatinya untuk “memakai pelindung kepala” pada pertandingan Euro 16 besar saat Spanyol melawan Italia.

Morata akan ada kemungkinan memimpin lini depan pemegang Juara empat tahun lalu ketika mereka menghadapi Azzuri pada senin, dengan kekalahan mereka atas Kroasia pada selasa lalu membuat mereka menjadi harus melawan juara grup E.

Pemain yang berusia 23 tahun ini telah dibeli kembali oleh Real Madrid dengan harga kisaran €30 juta pada minggu ini, setelah tim raksasa asal Spanyol ini mengaktifkan klausa membeli kembali pemain timnas Spanyol.

Dan dengan mengetahui bahwa mantan rekan timnya di Juventus adalah pemain yang akan mempertahankan lini pertahanan Italia, Morata memiliki tugas yang sulit jikalau dirinya akan bermain untuk tim arahan Vicente Del Bosque.

“Saya telah menghubungi mereka, dan beberapa dari mereka memperingatiku untuk memakai pelindung kepala,” Unkapnya pada media di Spanyol.

“Mereka adalah alasan keberhasilan Juventus dibeberapa tahun terakhir. Cara main mereka mencerminkan karakter dari Italia, tetapi kami harus tetap fokus pada pertandingan kami.”

Sebelum kekalahan mereka kepada Kroasia, Spanyol tampil sangat luar biasa dia awal pertandingan di Grup D -tampil lebih dominan dari pada Republik Ceko sebelum mengalahkan Swedia 3-0- Dan Morata menyampaikan bahwa timnya sangat percaya diri menuju ke babak gugur dan berharap untuk dapat memenangkan piala Euro untuk ketiga kalinya.

“Kalau kamu bisa meletakkan kamera didalam hotel, kamu akan melihat betap bagusnya atmosfir didalam tim,” tambahnya.

“Kami tidak memberikan semuanya pada saat latihan karena ada kamera dimana-mana. Saya merasa bahwa sangat baik dan untuk diriku berada disini sangatlah luarbiasa.

“Ini adalah turnamen yang panjang, dan apa yang terjadi saat melawan Kroasia adalah apa yang sering terjadi di sepakbola. Rivalitas tidak mempengaruhi apapun, kami berada di posisi yang kami harapkan.”

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.