Pembelian Terbaik Serie A 2019-2020 - Berita Olahraga | Betting Online | Kasino Online

Pembelian Terbaik Serie A 2019-2020

Serie A Italia memang tak seramai pemberitaan Premier League atau La Liga Spanyol, Namun pola permainan Serie A kerap kali memberikan sajian menarik tersendiri bagi para pecinta sepak bola.

Bermain di Serie A umumnya merupakan tantangan besar bagi pemain mana pun, khususnya pemain-pemain yang terbiasa dengan sepak bola agresif seperti Premier League atau La Liga. Di Serie A, laga bisa berjalan membosankan dan berakhir tanpa gol

Itu terjadi karena kualitas pertahanan setiap tim Serie A yang terbilang tinggi, bahkan ada beberapa tim yang mengutamakan gaya bermain defensif. Bukan berarti mereka tidak menyerang, hanya lebih mementingkan pertahanan tim.

Karena itulah wajar mendapati beberapa pemain baru yang terkejut dan akhirnya gagal karena tidak bisa beradaptasi. Artinya bermain di Serie A tidak semudah yang diduga.

Di sisi lain, ketika ada pemain baru yang langsung nyetel, dia akan terlihat menonjol dibanding pemain-pemain lainnya.

Tidak semuanya merupakan transfer dari liga lain, tapi paling tidak yang ada nama Romelu Lukaku di peringkat pertama.

Mungkin Manchester United sedikit menyesal telah melepas Romelu Lukaku dengan mudah, bahkan dengan harga yang tidak terlalu mahal. Tidak butuh waktu lama, Lukaku langsung jadi salah satu striker terbaik di Italia musim ini.

Sejak awal kemampuan Lukaku memang tidak pernah diragukan, hanya kesulitannya bersama MU jadi masalah. Namun, sejak bermain di Inter, Lukaku kembali menemukan sentuhan terbaiknya.

Bermain bersama Lautaro Martinez dalam formasi 3-5-2, Lukaku membuktikan kualitasnya perihal mencetak gol. Dia tidak hanya bertubuh besar, melainkan juga gesit dalam menerima serangan balik.

Kepercayaan Antonio Conte jelas berdampak pada kepercayaan diri Lukaku. Dengan 17 gol dalam 25 pertandingan di Serie A, Lukaku kembali ke level terbaiknya.

Setelah tahun yang mengecewakan bersama Inter Milan, Nainggolan kembali ke klub pertamanya di Serie A, Cagliari. Meski hanya berstatus pemain pinjaman, Nainggolan dengan cepat bisa jadi pemain andalan Cagliari.

Bos Cagliari, Rolando Maran, cenderung memainkan formasi 4-3-1-2 di setiap pertandingan. Setelah sempat kesulitan, akhirnya dia menemukan gelandang nomor 10 yang paling tepat untuk mengisi posisi di belakang dua striker, dialah Nainggolan.

Dengan energi dan agresivitasnya, Nainggolan memberikan sentuhan ofensif dan defensif yang lebih baik pada tim Cagliari. Dia juga masih punya tembakan jarak jauh yang berbahaya, tepat untuk pemain yang berada di belakang dua striker.

Nainggolan sudah mencetak 5 gol dan 6 assists sejauh ini dan membantu Cagliari bersaing di papan tengah.

Merangkak dari akademi Atalanta yang tersohor, Kulusevski hengkang ke Parma dengan status pinjaman tanpa harapan mendapatkan menit bermain. Kendati demikian, hanya dalam enam bulan Kulusevski bisa membuat Juventus mengeluarkan banyak uang untuk membelinya.

Saat ini Kulusevski masih bermain untuk Parma, mungkin Juve ingin melihat perkembangannnya terlebih dahulu. Bagaimanapun, karier winger Swedia ini berubah dengan cepat jauh lebih baik.

Dia terbiasa bermain di sayap kanan dalam formasi 4-3-3 dan cenderung menusuk ke dalam untuk menghadapi bek lawan, lalu menembak dengan kaki kiri.

Gaya bermain Kulusevski sangat cocok dengan Parma yang mengandalkan serangan balik. Dia gesit dalam transisi dan berani membawa bola untuk menyerang. 5 gol dan 7 assists sudah cukup jadi bukti.

Hernandez menjelma jadi salah satu penggiring bola terbaik di Serie A musim ini. Dia mencatatkan rata-rata dua dribel sukses per pertandingan, padahal bermain sebagai bek kiri dalam formasi 4-3-3 ala AC Milan.

Pemain asal Prancis ini tidak pernah kesulitan dalam situasi satu lawan satu. Dia sering naik membantu lini serang dan membuat bek-bek lawan kesulitan.

Selain itu, bek 22 tahun ini juga rajin menyumbang assists, tidak hanya jago menggiring bola. Dia merupakan salah satu pemain dengan catatan umpan kunci terbanyak dalam pertandingan.

Jika terus bermain di level tinggi seperti ini, mungkin Real Madrid bakal menyesali keputusan melepas Hernandez hanya untuk 18 juta pounds.

Lazio menjelma jadi salah satu tim terkuat di Serie A bersama Simone Inzaghi. Namun, beberapa tahun terakhir Lazio jelas kehabisan ide dalam memaksimalkan formasi 3-5-2.

Lazio membutuhkan bek sayap gesit yang bisa membantu lini serang, dan musim lalu mereka mendapatkan itu dalam diri Lazzari. Didatangkan dari SPAL dengan harga sekitar 12,5 juta pounds, bek 26 tahun ini langsung nyetel dengan sistem Inzaghi.

Lazzari tampil luar biasa di sayap kanan, dia bisa naik menyerang dengan sangat cepat. Dia pun punya keberanian mencetak gol sendiri, tidak hanya memberikan assists.

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.