Presiden Real Madrid Ungkap Cerita Penunjukkan Julen Lopetegui Sebagai Pelatih

Presiden Real Madrid Ungkap Cerita Penunjukkan Julen Lopetegui Sebagai Pelatih

Real Madrid telah memecat pelatih mereka Julen Lopetegui pada Oktober tahun lalu. Langkah ini diambil setelah penampilan buruk yang dialami Los Blancos di awal musim bersama bekas pelatih timnas Spanyol tersebut.

Lopetegui ditunjuk sebagai pelatih Real usai kepergian Zinedine Zidane di akhir musim 2017/18 lalu. Namun, Real tidak bertambah baik di bawah asuhan Lopetegui.

Berbicara kepada media, presiden Real Madrid, Florentino Perez, mengungkapkan bagaimana Real bisa memilih Lopetegui sebagai pelatih mereka.

“Ketika Zidane pergi, Lopetegui adalah pilihan pertama. Tidak ada banyak pelatih gratis. Klopp memiliki kontrak selama lima tahun dan pelatih lainnya memiliki kontrak panjang. Kecuali Lopetegui.” kata Perez.

“Sering kali seorang pelatih mendaftar untuk klub dari tim Nasional dan tidak ada yang terjadi; Saya tidak tahu apa yang terjadi, seseorang pasti telah membuat Rubiales gelisah.

“Julen berpikir lebih baik jujur ​​dan terbuka tentang hal itu dengan memberi tahu semua orang sebelum Piala Dunia dimulai. Bahkan Rubiales pada waktu itu berpikir itu baik-baik saja. Hari berikutnya sesuatu terjadi, saya tidak tahu apakah seseorang memanggilnya atau apa.

“Real Madrid tidak membayar apa pun kepada FA Spanyol untuk Lopetegui karena mereka memecatnya terlebih dahulu. sudah jelas sejak awal bahwa seandainya dia masih bertugas selama Piala Dunia bahwa kami akan membayar kompensasi.” tambah Perez.

Karir Julen Lopetegui di Real Madrid seperti seumuran jagung. (Sumber:www.dailymail.co.uk)

Setelah memecat Lopetegui, Real buru-buru menunjuk Santiago Solari sebagai pengganti. Akan tetapi, nasib pelatih tim B Real tersebut pun sama seperti Lopetegui dan kembali membawa Zidane sebagai pelatih Real.

Menjelang akhir musim 2018/19 bersama Zidane, Real tetap saja gagal di berbagai kompetisi termasuk La Liga dan Liga Champions. Bagi Perez sendiri saat ini tidak mungkin bisa kembali bangkit tanpa merombak beberapa pemain Real.

“Kami telah memusatkan upaya kami di Liga Champions, dan tekanannya sangat tinggi setiap tahun. Lopetegui melakukan apa yang dia bisa, tetapi masalahnya bukan pada pelatih, itu adalah pikiran para pemain yang perlu istirahat.” kata Perez.

“Dunia sepakbola tidak rasional, Anda harus selalu menang. Beberapa pemain ini telah dihina, mereka bersiul, pemain yang akan pergi ke sejarah klub. Sekarang sepertinya memenangkan UCL adalah hal yang normal, tetapi tidak.” tambah Perez.

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.