Pelatih Tyson Fury Ingin Deontay Wilder Kalah Secara KO

Pelatih Tyson Fury Ingin Deontay Wilder Kalah Secara KO

Pelatih Tyson Fury

Mantan juara kelas berat lineal Tyson Fury akan melawan juara kelas berat WBC Deontay Wilder di MGM Grand di Las Vegas pada 22 Februari, waktu AS. Ini akan menjadi pertandingan ulang dari pertandingan seru mereka pada dua tahun lalu.

Pelatih baru Fury, Sugar Hill Steward, mengatakan tahun 2020 akan menjadi tahun yang besar bersinar bagi  The Gypsy King dan dia menginginkan Fury jadi juara kelas berat yang tidak terbantahkan.

“Anda dapat mengelompokkan Anthony Joshua dan Deontay Wilder sebagai petinju satu pukulan. Mereka tidak memiliki beberapa hal lain yang dilakukan Tyson, tetapi Tyson juga dapat membawa Anda keluar dengan satu pukulan. Tyson memiliki karakter dan karisma dan keinginan kuat untuk menang,” kata Steward.

“Tahun 2020 akan menjadi tahun yang besar bagi Tyson. Cara saya melatih, saya ingin ia menjadi juara kelas berat yang tak terbantahkan,” tambah Steward.

Steward, yang sebelumnya dikenal sebagai Javan ‘Sugar’ Hill, adalah keponakan dari salah satu pelatih tinju terbesar, Emanuel ‘Manny’ Steward. Ia bertemu Fury pada 2010 untuk pertama kalinya.

“Saya bukan pembual, sungguh. Saya dan Tyson ada di halaman yang sama. Kami berbicara tentang hal-hal yang akan kami kerjakan. Kami setuju. Kami puas dan saya pikir dia bisa melakukan pekerjaan itu. Kombinasi yang sempurna. 2020 adalah tahun yang baik. Semua energi positif ini akan menempatkan kita di tempat yang tepat,” kata Steward.

“Sebagai seorang pelatih, saya senang dengan apa yang Fury katakan dan akan ia lakukan. Jika ia menjatuhkan Wilder di babak kedua, kita bisa pulang, ”tambahnya.

Banyak yang percaya Fury telah dirampok pada pertarungan pertama. Sementara Wilder, yang mempertahankan sabuknya setelah 12 ronde, sempat membuat Fury terlentang ke kanvas sebanyak dua kali di Staples Center di Los Angeles, tetapi ia tidak mampu memberikan KO yang telah dijanjikannya kepada para penggemarnya.

Fury memenangkan gelar juara dunia bersatu dari Wladimir Klitschko pada 2015, ia kehilangan seluruh sabuk miliknya saat ia berjuang melawan masalah depresi, alkohol, dan narkoba.

Popular News

IMG_4202
Sabar/Reza Juara Spain Masters, Menang Dramatis Lawan Malaysia
31 March 2024
Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berhasil menjuarai Spain Masters...
8
Duet Gia dan Megawati Pencetak Poin Red Sparks Musim Ini
31 March 2024
Giovanna Milana alias Gia menyatakan tidak ingin mengucapkan selamat tinggal pada...
navii
NAVI melaju ke final Copenhagen Major atas G2
31 March 2024
Natus Vincere muncul sebagai pemenang semifinal kedua PGL Major Copenhagen, mengamankan...
fz
FaZe mengalahkan Vitality untuk mendapatkan tempat terakhir Major
31 March 2024
FaZe menjadi grand finalis pertama PGL Major Copenhagen setelah mengalahkan Vitality...
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

SHARE THIS ARTICLE WITH FRIENDS

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on google
Google+

Leave a Comment

Your email address will not be published.